Sabtu
18 April 2026 | 6 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif, Bupati Ipuk: Kami Jaga Budaya Inovasi

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-24122022

BANYUWANGI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai kabupaten terinovatif nomor satu se-Indonesia di ajang “Innovative Government Award 2022”.

Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, menyerahkan langsung penyerahan penghargaan kabupaten terinofatif “Innovative Government Award 2022” ini pada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Jakarta, Jumat (23/12/2022).

“Inovasi memang menjadi kunci di tengah beragam tantangan. Tadi, Pak Mendagri menyampaikan kalau daerah tak berinovasi, hanya business as usual, akan sulit mengakselerasi diri,” ujar Bupati Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu mengemukakan, inovasi Banyuwangi terdiri atas inovasi digital dan nondigital. Inovasi terbentang mulai sektor UMKM, pariwisata, pendidikan, hingga kesehatan.

Penilaian dilakukan oleh tim independen yang terdiri atas kementerian terkait, akademisi, hingga media massa. Selain itu, juga dilakukan secara bertahap. Mulai dari paparan sampai dengan tinjau lapangan.

“Kami di Banyuwangi terus menjaga budaya inovasi. Bukan untuk gaya, tapi kami benar-benar pilih inovasi yang berdampak. Apa dampaknya? Ke indikator-indikator kesejahteraan sosial ekonomi, ada kemiskinan, IPM, dan sebagainya,” jelasnya.

Menurut Bupati Ipuk, sejumlah dampak inovasi yang digeber, di antaranya, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang melesat. Setelah tercatat minus 3,58 persen pada 2020 karena tergerus pandemi, tahun 2021 tumbuh menjadi 4,08 persen. Begitu pula dengan pendapatan perkapita yang tahun 2020 yang berada di angka Rp47,57 juta, tahun 2021 menjadi Rp49,99 juta.

Dampak lainnya, penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS, kemiskinan di Banyuwangi pada 2022 berkurang dari 8,07 persen menjadi 7,51 persen. Ini merupakan capaian angka kemiskinan terendah dalam sejarah Banyuwangi. Hal ini juga diiringi dengan penurunan angka pengangguran terbuka yang tersisa 5,26 persen pada 2022.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi juga mengalami peningkatan. Pada 2020 berada dinilai 70,62 dan meningkat cukup signifikan pada 2022, bahkan tercatat sebagai peningkatan tertinggi di Jawa Timur, pada angka 71,94.

“Tahun 2022, Banyuwangi telah bebas status desa berkembang. Jangankan desa tertinggal, desa berkembang alhamdulillah sudah tidak ada. Semuanya sudah naik status menjadi desa kategori maju dan mandiri yang ditetapkan oleh Kementerian Desa,” tuturnya.

“Bahkan, dua desa Banyuwangi masuk dalam 10 besar nasional desa terbaik, desa dengan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi di Indonesia,” imbuhnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...