Jumat
14 Agustus 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: New Normal Harus Perkuat Kesehatan dan Ekonomi Secara Bersamaan

pdip-jatim-puan-kudung-putih1

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan, bahwa kebijakan New Normal (kenormalan baru) yang diambil pemerintah, perlu diatur sangat rinci di setiap sektor dan skenario, agar bisa bersamaan menjaga kesehatan rakyat sekaligus memutar kembali roda ekonomi republik ini.

Dia menyebut hal ini penting karena New Normal yang diperlukan Indonesia bukan memilih antara ekonomi dan kesehatan. Tapi bagaimana keduanya bisa berjalan bersamaan.

Menurutnya, salah satu yang harus diperhatikan adalah kegiatan sosial dan ekonomi di pasar-pasar tradisional.

“Sudah ada laporan bahwa beberapa pedagang di pasar tradisional ada yang terinfeksi Covid-19, dimana bila tidak ada penanganan yang tepat maka pasar tradisional bisa menjadi sumber penularan,” kata Puan, Rabu (10/6/2020).

Padahal, ungkapnya, seringkali denyut nadi ekonomi daerah itu bisa terasa di pasar-pasarnya, yang juga menjadi salah satu tempat utama terjadinya interaksi sosial masyarakat sebuah daerah.

Karena itu, tandas Puan, perhatian pemerintah terhadap penetapan dan penerapan protokol New Normal di pasar tradisional sangat dibutuhkan, karena pasar tradisional adalah penggerak sektor ril ekonomi rakyat.

“Saya tekankan juga bahwa sosialisasi protokol New Normal agar dilakukan sejelas mungkin supaya dapat dipahami semua kalangan,” ujarnya.

Selain protokol New Normal yang sangat rinci, tambah Puan, diperlukan juga mekanisme monitoring dan evaluasi yang ketat. Terlebih tanggal 9 Juni 2020 kemarin pihaknya mendapat laporan data Gugus Tugas Covid-19 yang menyatakan ada penambahan 1.034 kasus positif corona.

“Angka-angka seperti ini harus dimonitor ketat dan menjadi dasar pengambilan keputusan,” kata legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

DPR, lanjut Puan, mengapresiasi tercapainya target awal pengujian 10.000 spesimen dari tes Covid-19 dan Presiden Jokowi sudah menyampaikan ingin menaikkan target menjadi 20.000 per hari.

“Kita semua tentu ingin agar kebijakan new normal bisa menggerakkan ekonomi masyarakat namun tanpa mengabaikan risiko kesehatan,” ucap Puan.

DPR RI, lanjut Puan, juga menanti terobosan instansi terkait dalam hal pelacakan penyebaran Covid-19 yang sudah didorong untuk memanfaatkan sistem teknologi telekomunikasi.

“Jadi protokol New Normal yang rinci, disertai pengujian spesimen tes yang terus diperbanyak, serta pelacakan penyebaran yang luas dan cepat, semuanya perlu dilaksanakan bersamaan agar kesehatan rakyat terjaga sekaligus roda ekonomi kembali berputar,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...