
KUTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menjadi pembawa Api Obor (Torch Bearer) ke-20 Asian Games XVIII 2018 yang diselenggarakan di Jakarta-Palembang. Bali merupakan kota ke-10 setelah penyatuan api Asian Games dari India dan api abadi Mrapen, di Yogyakarta.
Setelah melewati 14 titik di pulau Jawa, rangkaian api obor (torch relay) Asian Games XVIII 2018 akhirnya singgah di titik ke-15 di Kuta, Bali. Persinggahan api obor di Bali memiliki makna penting karena Bali merupakan salah satu icon pariwisata Indonesia yang telah mendunia.
Di Bali, rangkaian api obor Asian Games 2018 melintasi beberapa wilayah dan singgah di lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dari GWK, api obor akan di bawa ke Pantai Kuta dan dilaksanakan prosesi penyambutan.
Penyambutan api obor di Pantai Kuta dipimpin oleh Menko PMK Setelah prosesi penyambutan selesai, api obor dibawa menuju Tanah Lot, Tabanan dan diinapkan di Istana Tampak Siring.
Dalam prosesi penyambutan di Pantai Kuta, Puan menerima api obor dari atlet lalu membawanya lari sejauh 200 meter dengan didampingi Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dan Sekda Propinsi Bali Dewa Made Indra dan dikuti para tamu VIP lainnya.
Puan lantas menyerahkan api obor kepada Hamis Daud untuk di bawa berlari ke pantai untuk dibawa berselancar.

Di tepi pantai, politisi PDI Perjuangan ini kembali menerima api obor dari Hamis Daud dan membawanya ke depan panggung utama untuk diserahkan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Dengan didampingi Sekda Provinsi Bali, Gubernur Bali menyalakan mini cauldron.
Menurut Puan, singgahnya api obor di Bali yang bertepatan dengan event Festival Pantai Kuta tentunya memiliki efek positif bagi event Asian Games maupun bagi promosi pariwisata di Bali.
Festival Kuta yang diisi dengan berbagai kegiatan budaya dan melibatkan seluruh masyarakat Bali, bahkan wisatawan tentunya akan menjadi sarana promosi yang efektif bagi penyelenggara Asian Games 2018 di dunia internasional.
“Saya berharap, dengan singgahnya api obor Asian Games 2018 di Bali, dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap Asian Games 2018. Karena hanya dengan dukungan seluruh masyarakat Indonesia, Asian Games XVIII dapat diselenggarakan dengan sukses,” katanya.
Dia pun mengajak masyarakat untuk mendukung, menggelorakan semangat serta rasa bangga terhadap Indonesia sehingga dukungan masyarakat akan memperkuat motivasi para atlet untuk berprestasi di Asian Games 2018.
Selesai sambutan, Puan menyalakan Api Tinder Asian Games yang diambil dari mini cauldron lalu diserahkan kepada Hamish Daud sebagai pembawa api obor berikutnya. Api obor tersebut kemudian di bawa lari menuju ke persinggahan berikutnya, Tanah Lot dan Istana Tampak Siring. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









