Rabu
28 Oktober 2026 | 7 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: 4 Pilar Kebangsaan Jangan Hanya Disosialisasikan, Harus Dipraktikkan

pdip-jatim-puan-klub-motor1

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani minta semua pihak agar mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan, dalam praktik kehidupan sehari–hari.

“Jangan cuma disosialisasikan, tapi benar-benar menjadi praktik perilaku sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Puan di sela-sela acara Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI, di kompleks Parlemen, Minggu (23/2/2020).

Riding Kebangsaan 4 Pilar MPR RI merupakan rangkaian acara sosialisasi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Hadir dalam acara ini Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang didampingi sejumlah pimpinan MPR, Wapres ke 6 Try Sutrisno, Jaksa Agung, dan ratusan Bikers dari berbagai klub motor. Wapres KH. Maruf Amin membuka acara yang juga diisi lomba cerdas cermat 4 Pilar MPR RI.

Menurut Puan, praktik nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya, menolong tetangga, bergotong royong, serta menghormati perbedaan suku dan agama.

Penerima gelar Doktor HC dari Undip ini juga minta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dilakukan secara kreatif dan menyasar semua kelompok masyarakat. “Manfaatkan platform media sosial dan interaktif agar anak-anak muda memahami 4 Pilar Kebangsaan,” ujarnya.

Puan yang hadir mengenakan kaos seragam Ikatan Motor Besar Indonesia secara khusus berterima kasih kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai penyelenggara acara.

“Terima kasih kepada Pak Bambang Soesatyo yang selalu menjaga Empat Pilar Kebangsaan sesuai pesan dari almarhum Pak Taufik Kiemas,” ucap Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Sejarah tercetusnya 4 Pilar Kebangsaan diprakarsai almarhum Taufiq Kiemas, ketua MPR yang terpilih secara aklamasi pada tahun 2009. Setelah terpilih, Taufiq secara marathon melakukan berbagai rapat dengan ketua fraksi MPR untuk membuat sebuah program sosialisasi Undang-Undang Dasar 1945 dan juga Pancasila.

Dari sinilah gagasan 4 pilar kebangsaan berawal. Gagasan ini dibuat untuk menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan serta mengamalkan pancasila.

“Kita tidak ingin NKRI terpecah seperti Yugoslavia dan Soviet,” pesan almarhum Taufiq Kiemas yang juga ayahanda Puan Maharani. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Ipuk: Pemuda Harus Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di ...
LEGISLATIF

Darmadi Dukung Kenaikan Insentif Guru di Kabupaten Malang, Minta Data dan Anggaran Dipastikan

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mendukung rencana kenaikan insentif bagi guru PAUD, guru swasta, dan ...
KRONIK

Sosialisasi Bank Sampah, Mbak Nia Ajak Warga Biasakan Pilah Sampah di Rumah

SUMENEP – Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak warga membiasakan pemilahan sampah dari rumah ...
EKSEKUTIF

Eri Apresiasi Anak Muda Surabaya yang Gerakkan Ekonomi dan Kepedulian Sosial

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi anak muda yang aktif menggerakkan kegiatan ekonomi dan ...
KRONIK

Cegah Karhutla, Erma DPRD Jatim Dorong Pelibatan Kelompok Tani Hutan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong pelibatan kelompok tani hutan ...
KRONIK

Sonny Soroti Potensi Ekonomi Mangrove, Masyarakat Pesisir Perlu Jadi Penerima Manfaat

BANYUWANGI – Rehabilitasi hutan mangrove dinilai perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan ...