Rabu
19 Agustus 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PT KAI Bangun Patung Soekarno, PDI Perjuangan Sampaikan Terima Kasih

pdip-jatim-210930-patung-bung-karno-hasto

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa kehadiran patung Proklamator RI yang dibangun PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kota Semarang semakin memperkuat getaran kehadiran Putra Sang Fajar di tengah-tengah masyarakat.

Harapannya, masyarakat Indonesia terus berjuang mewujudkan cita-cita pendiri bangsa, yakni Indonesia Raya yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Hasto juga menyatakan seluruh jajaran DPP PDI Perjuangan berterima kasih kepada PT KAI serta warga masyarakat Semarang atas dibangunnya patung Soekarno tersebut.

“Bagi PDI Perjuangan, PT KAI akan selalu menjadi bagian dari sejarah bangsa,” kata Hasto, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Megawati Pun Terharu Saat Resmikan Patung Bung Karno di Semarang

PT KAI jadi bagian dari sejarah bangsa, terang Hasto, karena di masa-masa awal kemerdekaan, tepatnya 3 Januari 1946, Soekarno-Hatta melakukan perjalanan ‘hijrah’ bersejarah ke Yogyakarta menumpangi kereta api.

Menurutnya, perjalanan tersebut tak mudah dilakukan di tengah kuatnya pengawasan penjajah Belanda yang masih berjejak di Nusantara saat itu, namun berhasil diwujudkan.

Hasto juga menegaskan bagaimana Bung Karno memiliki sejarah khusus dengan jawatan kereta api. Dalam masa sulit, paparnya, Bung Karno pernah bekerja di Perusahaan Kereta Api Belanda di Jawa Timur.

Hubungan emosional telah terbangun ketika Bung Karno menjadi buruh di perusahaan kereta api tersebut.

“Karena itulah kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi juga kepada Menteri BUMN Erick Thohir sehingga Patung Bung Karno dapat berdiri kokoh di Semarang,” lanjut Hasto.

Patung Bung Karno yang diresmikan itu merupakan bagian dari pekerjaan penataan kawasan stasiun Tawang, Area Kota Lama, Semarang.

Satu pekerjaan adalah plasa patung Bung Karno, dua lainnya adalah pembangunan masjid stasiun yang bisa menampung 1.000 jamaah dan pembangunan gate-in/gate-out.

Patung Bung Karno itu sendiri dibuat oleh seniman I Nyoman Nuarta setinggi 14 meter. Lokasinya dikelilingi air karena dibangun di atas polder yang terletak di area Stasiun Tawang.

Digadang-gadang bahwa patung ini akan menjadi patung Bung Karno yang tertinggi di dunia.

Direksi dan mantan petinggi PT KAI juga hadir di acara itu. Termasuk Direktur Utama Didiek Hartyanto dan mantan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi bersama wakilnya Hevearita G Rahayu hadir bersama unsur Forkopimda setempat. Kader PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia juga hadir di acara itu secara virtual dari seluruh Indonesia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...