Rabu
02 September 2026 | 2 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Protokol Kesehatan Diperketat, Baguna PDIP Jatim Gembleng Anggotanya

pdip-jatim-baguna-diklatsar-230920-1

KOTA BATU – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan Diklat SAR (Search And Rescue) bagi anggotanya. Diklatsar berlangsung selama 10 hari mulai Rabu (23/9/2020) ini dipusatkan di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho mengatakan, pelatihan ini untuk membekali kemampuan teknis anggota Baguna utusan 38 DPC kabupaten/kota se-Jatim. Selama 10 hari, 75 peserta akan mengikuti Diklatsar di bawah bimbingan langsung dari Basarnas.

“Mereka mendapat materi tentang penanganan masalah kebencanaan. Harapannya, paling tidak nantinya bisa diperbantukan jika terjadi musibah bencana alam di suatu daerah,” kata Nugroho, Rabu (23/9/2020).

Selama Diklatsar berlangsung, terang Nugroho, semua peserta harus disiplin mengikuti materi-materi yang disampaikan pelatih dari Basarnas. Baik ketika makan, saat materi di kelas atau pun di lapangan, tidur, hingga jam bangun.

Terlebih di masa pandemi ini, peserta harus disiplin mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan tidak boleh keluar area pelatihan.

Terkait ini, Sekretaris Baguna PDIP Jatim dr Bayu Utoro mengatakan, protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat kepada semua peserta, panitia, maupun siapa saja yang terlibat dalam Diklatsar ini.

Seperti peserta misalnya, saat registrasi harus menyertakan keterangan telah menjalani rapid tes pada 21, 22, atau 23 September 2020 dengan hasil non-reaktif.

“Saat tiba di Wisma Perjuangan, peserta juga harus mengikuti rapid test di sini. Kami tidak ingin kecolongan adanya kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 di tempat ini, sehingga timbul klaster baru,” jelas Bayu.

Rapid test juga diberlakukan bagi semua panitia, pelatih, petugas kebersihan, hingga para juru masak.

Selama pelatihan berlangsung, tambah dia, peserta juga tidak boleh keluar masuk area Wisma Perjuangan. Kalaupun misalnya ada yang keluar area, sebutnya, maka yang bersangkutan akan langsung dipulangkan.

Tak hanya itu, saat memasuki gedung utama, semuanya harus cuci tangan dengan air mengalir dan melalui bilik disinfektan. “Ruangan-ruangan juga kami semprot disinfektan setiap hari,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...