Sabtu
18 Juli 2026 | 6 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Protokol Kesehatan Diperketat, Baguna PDIP Jatim Gembleng Anggotanya

pdip-jatim-baguna-diklatsar-230920-1

KOTA BATU – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan Diklat SAR (Search And Rescue) bagi anggotanya. Diklatsar berlangsung selama 10 hari mulai Rabu (23/9/2020) ini dipusatkan di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho mengatakan, pelatihan ini untuk membekali kemampuan teknis anggota Baguna utusan 38 DPC kabupaten/kota se-Jatim. Selama 10 hari, 75 peserta akan mengikuti Diklatsar di bawah bimbingan langsung dari Basarnas.

“Mereka mendapat materi tentang penanganan masalah kebencanaan. Harapannya, paling tidak nantinya bisa diperbantukan jika terjadi musibah bencana alam di suatu daerah,” kata Nugroho, Rabu (23/9/2020).

Selama Diklatsar berlangsung, terang Nugroho, semua peserta harus disiplin mengikuti materi-materi yang disampaikan pelatih dari Basarnas. Baik ketika makan, saat materi di kelas atau pun di lapangan, tidur, hingga jam bangun.

Terlebih di masa pandemi ini, peserta harus disiplin mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan tidak boleh keluar area pelatihan.

Terkait ini, Sekretaris Baguna PDIP Jatim dr Bayu Utoro mengatakan, protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat kepada semua peserta, panitia, maupun siapa saja yang terlibat dalam Diklatsar ini.

Seperti peserta misalnya, saat registrasi harus menyertakan keterangan telah menjalani rapid tes pada 21, 22, atau 23 September 2020 dengan hasil non-reaktif.

“Saat tiba di Wisma Perjuangan, peserta juga harus mengikuti rapid test di sini. Kami tidak ingin kecolongan adanya kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 di tempat ini, sehingga timbul klaster baru,” jelas Bayu.

Rapid test juga diberlakukan bagi semua panitia, pelatih, petugas kebersihan, hingga para juru masak.

Selama pelatihan berlangsung, tambah dia, peserta juga tidak boleh keluar masuk area Wisma Perjuangan. Kalaupun misalnya ada yang keluar area, sebutnya, maka yang bersangkutan akan langsung dipulangkan.

Tak hanya itu, saat memasuki gedung utama, semuanya harus cuci tangan dengan air mengalir dan melalui bilik disinfektan. “Ruangan-ruangan juga kami semprot disinfektan setiap hari,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...