Senin
01 Juni 2026 | 7 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Protokol Kesehatan Diperketat, Baguna PDIP Jatim Gembleng Anggotanya

pdip-jatim-baguna-diklatsar-230920-1

KOTA BATU – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan Diklat SAR (Search And Rescue) bagi anggotanya. Diklatsar berlangsung selama 10 hari mulai Rabu (23/9/2020) ini dipusatkan di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho mengatakan, pelatihan ini untuk membekali kemampuan teknis anggota Baguna utusan 38 DPC kabupaten/kota se-Jatim. Selama 10 hari, 75 peserta akan mengikuti Diklatsar di bawah bimbingan langsung dari Basarnas.

“Mereka mendapat materi tentang penanganan masalah kebencanaan. Harapannya, paling tidak nantinya bisa diperbantukan jika terjadi musibah bencana alam di suatu daerah,” kata Nugroho, Rabu (23/9/2020).

Selama Diklatsar berlangsung, terang Nugroho, semua peserta harus disiplin mengikuti materi-materi yang disampaikan pelatih dari Basarnas. Baik ketika makan, saat materi di kelas atau pun di lapangan, tidur, hingga jam bangun.

Terlebih di masa pandemi ini, peserta harus disiplin mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan tidak boleh keluar area pelatihan.

Terkait ini, Sekretaris Baguna PDIP Jatim dr Bayu Utoro mengatakan, protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat kepada semua peserta, panitia, maupun siapa saja yang terlibat dalam Diklatsar ini.

Seperti peserta misalnya, saat registrasi harus menyertakan keterangan telah menjalani rapid tes pada 21, 22, atau 23 September 2020 dengan hasil non-reaktif.

“Saat tiba di Wisma Perjuangan, peserta juga harus mengikuti rapid test di sini. Kami tidak ingin kecolongan adanya kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 di tempat ini, sehingga timbul klaster baru,” jelas Bayu.

Rapid test juga diberlakukan bagi semua panitia, pelatih, petugas kebersihan, hingga para juru masak.

Selama pelatihan berlangsung, tambah dia, peserta juga tidak boleh keluar masuk area Wisma Perjuangan. Kalaupun misalnya ada yang keluar area, sebutnya, maka yang bersangkutan akan langsung dipulangkan.

Tak hanya itu, saat memasuki gedung utama, semuanya harus cuci tangan dengan air mengalir dan melalui bilik disinfektan. “Ruangan-ruangan juga kami semprot disinfektan setiap hari,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Banyuwangi Gugah Kesadaran Ideologis dan Politik Kerakyatan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, ...
SUARA MUDA

Silo dan Mimpi yang Dirajut dari Bilah-Bilah Bambu

Di kaki Gunung Gumitir, Jember, anak muda bernama Syivak Ariel Hidayatur Rahman melihat masa depan kampungnya tak ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Rayakan Harlah Pancasila Bareng Tukang Becak dan Satgas

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jatim memperingati Hari Lahir Pancasila dengan upacara dan potong tumpeng. Upacara ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila Jadi Momentum Konsolidasi, DPC PDIP Kota Blitar Perkuat Barisan Kader

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, ...
UMKM

Ketika UMKM Kue Jadul dan Komunitas Gowes Bertemu di Ecopark Randuagung

GRESIK – Pemerintah Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, meluncurkan Pasar Ahad Jajanan Jadul di Ecopark Desa ...