Minggu
18 Oktober 2026 | 1 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Protokol Kesehatan Diperketat, Baguna PDIP Jatim Gembleng Anggotanya

pdip-jatim-baguna-diklatsar-230920-1

KOTA BATU – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengadakan Diklat SAR (Search And Rescue) bagi anggotanya. Diklatsar berlangsung selama 10 hari mulai Rabu (23/9/2020) ini dipusatkan di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho mengatakan, pelatihan ini untuk membekali kemampuan teknis anggota Baguna utusan 38 DPC kabupaten/kota se-Jatim. Selama 10 hari, 75 peserta akan mengikuti Diklatsar di bawah bimbingan langsung dari Basarnas.

“Mereka mendapat materi tentang penanganan masalah kebencanaan. Harapannya, paling tidak nantinya bisa diperbantukan jika terjadi musibah bencana alam di suatu daerah,” kata Nugroho, Rabu (23/9/2020).

Selama Diklatsar berlangsung, terang Nugroho, semua peserta harus disiplin mengikuti materi-materi yang disampaikan pelatih dari Basarnas. Baik ketika makan, saat materi di kelas atau pun di lapangan, tidur, hingga jam bangun.

Terlebih di masa pandemi ini, peserta harus disiplin mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan tidak boleh keluar area pelatihan.

Terkait ini, Sekretaris Baguna PDIP Jatim dr Bayu Utoro mengatakan, protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat kepada semua peserta, panitia, maupun siapa saja yang terlibat dalam Diklatsar ini.

Seperti peserta misalnya, saat registrasi harus menyertakan keterangan telah menjalani rapid tes pada 21, 22, atau 23 September 2020 dengan hasil non-reaktif.

“Saat tiba di Wisma Perjuangan, peserta juga harus mengikuti rapid test di sini. Kami tidak ingin kecolongan adanya kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 di tempat ini, sehingga timbul klaster baru,” jelas Bayu.

Rapid test juga diberlakukan bagi semua panitia, pelatih, petugas kebersihan, hingga para juru masak.

Selama pelatihan berlangsung, tambah dia, peserta juga tidak boleh keluar masuk area Wisma Perjuangan. Kalaupun misalnya ada yang keluar area, sebutnya, maka yang bersangkutan akan langsung dipulangkan.

Tak hanya itu, saat memasuki gedung utama, semuanya harus cuci tangan dengan air mengalir dan melalui bilik disinfektan. “Ruangan-ruangan juga kami semprot disinfektan setiap hari,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...