Sabtu
17 Oktober 2026 | 7 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prasasti Kamulan Berhasil Diboyong Ke Trenggalek, Arifin: Ini Spirit Baru

pdip-jatim-arifin-nggalek-190621

TRENGGALEK – Selama puluhan tahun prasasti Kamulan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berada di museum Wajakensis Tulungagung. Kini, ketika tampuk Pemkab Trenggalek dipegang oleh Bupati Moch. Nur Arifin, prasasti Kamulan berhasil diboyong kembali ke tanah leluhurnya.

Dalam keterangannya, Bupati Arifin menyampaikan ucapan terima kasih pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur serta Pemkab Tulungagung yang telah membantu proses kepulangan prasasti Kamulan ke Trenggalek.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih pada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, yang telah melakukan komunikasi secara intens dengan Bupati Tulungagung dalam upaya memboyong prasasti Kamulan ke Trenggalek.

“Tentu ini menjadi satu hal yang membahagiakan karena pusaka kita kembali ke rumah kita. Ini menunjukkan Trenggalek itu ada,” ungkapnya Sabtu (18/12/2021).

Dengan kembalinya prasasti Kamulan ke Kabupaten Trenggalek, Bupati Arifin berharap hal tersebut bisa menjadi simbol kebesaran dan spirit baru bagi Trenggalek.

“Ini menjadi spirit baru, ini awal dari kebangkitan Trenggalek,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu, koordinator Balai Pemeliharaan Cagar Budaya (BPCB) Jatim wilayah Tulungagung-Trenggalek, Hariyadi, mengatakan pemindahan prasasti Kamulan ini terjadi karena sebelumnya sudah terdapat kesepakatan antara Bupati Tulungagung dan Bupati Trenggalek.

“Prasasti Kamulan memiliki dasar berdirinya Kabupaten Trenggalek,” kata Hariyadi.

Menurutnya, prasasti Kamulan merupakan peninggalan kerajaan Kadiri. Saat itu raja yang berkuasa adalah Kertajaya. Prasasti Kamulan diberikan oleh raja Kertajaya pada penduduk Kamulan karena mereka berhasil menghalau musuh dari kawasan Timur.

Ia juga menuturkan, daerah Kamulan, yang saat ini berada di Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, pada masa lampau merupakan bagian dari Tulungagung. Kemudian pada zaman kolonial Belanda benda-benda peninggalan itu dipindahkan ke Tulungagung. Saat ini prasasti Kamulan ditempatkan di area pelataran Pendopo Kabupaten Trenggalek. (man/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...