Sabtu
23 Mei 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono: Hubungan Jokowi–JK Sangat Baik

pdip-jatim-jokowi-rapat-istana-bogor

JAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, hubungan Presiden Joko Wido (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sangat baik.

Menurutnya, presiden dan wakil presiden itu dwitunggal yang bersama-sama, dan mereka dalam menjalankan kepemimpinan itu selalu bersama-sama.

“Tidak ada ruang bagi siapa pun untuk bisa memecah itu,” tegas Pramono kepada wartawan, Senin (22/5/2017) sore.

Dia meyakini, dalam kepemimpinan Jokowi–JK ini, diharapkan legacy ataupun sistem yang ditinggalkan itu menjadi sangat baik.

Dan itu menurutnya, terbukti dengan pengakuan dunia terhadap Indonesia saat ini yang begitu tinggi di forum internasional.

“Sampai dengan rating yang membaik, kemudian juga investasi yang berbondong-bondong, kepala negara yang hampir sebulan rata-rata tiga kali. Ini kan menunjukkan bahwa Indonesia sedang menjadi darling-nya dunia,” ujar Pramono.

Pada kesempatan itu, Pramono Anung juga menyinggung masalah kebhinekaan yang menurutnya tidak perlu lagi dipertajam karena itu sudah given, sudah ada di dalam negara ini.

Karena itu, lanjut dia, dalam peringatan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni nanti,  pemerintah akan menyampaikan pesan itu secara kuat.

“Nanti presiden akan menyampaikan bawa kebhinnekaan itu bukan menjadi kelemahan tetapi kekuatan. Bagi siapapun yang akan melakukan tindakan yang memecah belah kebinekaan kita, maka pemerintah mengambil langkah tegas,” kata Pramono

Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah tidak akan kompromi terhadap keadaan itu. Sebab, kebhinekaan itu sudah menjadi warisan founding fathers yang akan tetap dirawat, dikelola, dipertahankan, dan kita tidak memberikan ruang bagi siapa pun untuk merusak itu.

Meski demikian, imbuhnya, pemerintah selalu menggunakan pendekatan yang disebut dengan hard power dan soft power. Termasuk untuk menangani persoalan radikalisasi, sebagaimana disampaikan secara langsung oleh Presiden Jokowi di forum KTT Arab Saudi, kemarin.

Saat itu Jokowi mengatakan, bahwa dengan senjata saja atau dengan kekuatan militer saja, dengan mengancam saja, itu biasanya tidak menyelesaikan persoalan malah menimbulkan deradikalisasi baru.

Sehingga dengan demikian pendekatan budaya, pendidikan, keagamaan kemudian juga kesejahteraan itu menjadi penting dan itulah yang dilakukan pemerintah sekarang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Megawati Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta

Megawati Soekarnoputri menghadiri resepsi pernikahan putra Hasto Kristiyanto di Yogyakarta yang berlangsung hangat ...
BERITA TERKINI

Banteng-banteng Gen Z Gresik Diharapkan Mampu Menekan Pragmatisme Politik

GRESIK — Keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan PDI Perjuangan diharapkan bisa menekan pragmatisme politik ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Mojokerto, Sadarestuwati Tekankan Kedekatan dengan Rakyat

MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto menggelar pelantikan pengurus Pengurus ...
HEADLINE

Merawat Spirit Gotong Royong, DPC PDI-P Gresik Gelar Pelantikan PAC di GNI

GRESIK – Pekik merdeka dan kepulan semangat nasionalisme membuncah di dalam ruang Gedung Nasional Indonesia (GNI) ...
HEADLINE

Jelang Iduladha 2026, PDI Perjuangan Jatim Distribusikan Hampir 500 Ekor Sapi ke Seluruh DPC

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan bahwa partainya akan menyalurkan ...
KABAR CABANG

Armuji dan Kader PDIP Surabaya Tinjau Mangrove, Antisipasi Dampak El Nino 2026

Armuji bersama kader PDIP Surabaya meninjau kawasan mangrove pesisir timur Surabaya untuk mengantisipasi dampak El ...