Rabu
29 Juli 2026 | 11 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prabowo Sebut Bung Karno Milik Seluruh Rakyat Indonesia, Ahmad Basarah: Sudah Tepat

pdip-jatim-220607-bung-karno

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai tepat pernyataan Presiden terpilih RI periode 2024-2029 Prabowo Subianto soal Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia.

“Saya kira sudah tepat Pak Prabowo menyatakan Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia, karena memang sejatinya Bung Karno adalah seorang Bapak Bangsa Indonesia,” kata Basarah melalui keterangan persnya, Jumat (8/5/2024).

Menurutnya, PDI Perjuangan dalam setiap aksi politik, tidak pernah memasukkan Bung Karno sebagai milik satu golongan, kelompok, atau partai.

Sebab, jelas Basarah, jasa Bung Karno dirasakan dunia dengan mampu memerdekakan bangsa-bangsa terjajah.

Basarah menekankan bahwa pernyataan Prabowo mencerminkan kesuksesan PDI Perjuangan dalam mengembalikan status dan peran Bung Karno ke tempat yang seharusnya.

Dia juga menyoroti perlakuan terhadap Bung Karno pada masa Orde Baru yang tidak sejalan dengan penghargaan yang seharusnya diberikan kepada Pejuang Kemerdekaan dan Proklamator Bangsa.

“Di masa Orde Baru dulu Bung Karno tidak mendapatkan pengakuan dan perlakuan seperti yang Pak Prabowo tegaskan sekarang karena pada masa itu Bung Karno diperlakukan tidak sebagaimana mestinya sebagai seorang Pejuang Kemerdekaan, Proklamator Bangsa, Penggali Pancasila dan Presiden Pertama Republik Indonesia,” beber politisi yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PBNU itu.

Dalam perjuangan politiknya, PDI Perjuangan tidak pernah mengklaim Bung Karno hanya milik satu kelompok atau partai, karena Bung Karno adalah milik bangsa Indonesia dan dunia.

Wakil Ketua MPR RI itu pun berharap Prabowo ketika menjabat Presiden RI bisa meniru Bung Karno untuk berdiri di atas semua golongan.

“Beliau (Prabowo, red) akan menjadi pemimpin yang adil dan bijak serta mau dan berani menjalankan kepemimpinannya sesuai dengan nilai nilai Pancasila yang diwariskan oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa lainnya,” ujar Basarah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan di MPR itu juga berharap Prabowo ketika menjabat Presiden RI tidak antikritik dan tak menganggap pihak yang berbeda pendapat sebagai kelompok pengganggu.

“Sebab, demokrasi Pancasila yang mengajarkan keseimbangan politik itu pilihan terbaik bagi bangsa Indonesia,” terangnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Libatkan Wasit Perempuan, Tegaskan Sepak Bola Milik Semua Talenta

Soekarno Cup 2026 melibatkan wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai wujud komitmen terhadap kesetaraan ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha ...
KRONIK

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD ...