MALANG – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir minta Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Pemkab Malang segera mencari solusi untuk mengatasi masalah pupuk subsidi.
Permintaan itu dia sampaikan menyikapi sulitnya petani di Kabupaten Malang untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.
“Masalah pupuk ini sudah lama, bahkan di Pilkada 2020, pasangan Sanusi-Didik sempat diserang isu pupuk ini. Harusnya Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan peka dalam merealisasikan janji-janji kampanye bupati saat itu,” katanya, Sabtu (27/3/2021).
Didik sapaan akrabnya menyarankan agar Kepala DTPHP Kabupaten Malang banyak bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat, tidak hanya berpikir mengejar prestasi yang sifatnya hanya selebrasi.
“Kenali para petani, pahami kebutuhan mereka, jangan hanya sibuk dengan kontraktor rekanan penyedia barang dan jasa dinas saja. Petani itu yang menghidupi hajat hidup orang banyak,” ujarnya.
Dia juga minta Kepala DTPHP Kabupaten Malang, agar dihadapan bupati jangan hanya iya-iya saja ketika diberikan instruksi, melainkan ada aksi untuk merealisasikannya.
Didik menambahkan, harusnya DTPHP memiliki blue print tentang apa yang akan dilakukan untuk mengatasi persoalan kelangkaan pupuk yang ditanyakan petani.
“Ingat loh, dia (Kepala DTPHP Kabupaten Malang) itu pelayan masyarakat dan petani adalah bosnya. Justru dengan membantu permasalahan petani maka karirnya di birokrasi akan terbantukan oleh petani,” tegasnya.
Jika kepala dinas tidak segera melakukan perbaikan sistem untuk mempermudah petani mendapatkan pupuk bersubsidi, dia berharap bupati memberikan teguran atau memberikan sanksi tegas kepada kepala dinas tersebut. (rul)