Jumat
14 Agustus 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plt Bupati Timbul Ingatkan Calon Jamaah Haji Probolinggo Tetap Jaga Kesehatan

IMG-20220613-WA0031_copy_900x507

KABUPATEN PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo menggelar tasyakuran pemberangkatan 423 orang Calon Jamaah Haji (CJH) ke tanah suci. Pelepasan oleh Plt Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko itu diharapkan CJH tetap menjaga pentingnya kesehatan.

Tasyakuran pada Senin, (13/6/2022) di Gedung Islamic Centre (GIC) Kraksaan itu, dipimpin langsung Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko bersama perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Akhmad Sruji Bahtiar.

Plt Bupati Probolinggo , Timbul Prihanjoko mengatakan kegiatan tasyakuran pemberangkatan CJH ini istiqomah dilaksanakan setiap tahun oleh Pemkab Probolinggo. Hanya saat terjadi pandemi 2 (dua) tahun kemarin, ibadah haji dan tasyakuran haji tak bisa terselenggara sebagaimana biasanya.

“Alhamdulillah setelah pandemi mulai mereda tahun ini, kita dapat kembali melaksanakan ibadah haji dan kembali melanjutkan tradisi tasyakuran yang baik ini,” kata Plt Bupati dari PDI Perjuangan ini.

Meskipun pandemi Covid-19 mulai reda jelas Plt Bupati Timbul, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh CJH Kabupaten Probolinggo untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin, sehingga keseluruhan rangkaian ibadah haji dapat ditunaikan dengan baik.

“Saya berharap kepada seluruh Calon Jamaah Haji untuk dapat mengkondisikan diri meningkatkan kesabaran dan menata niat secara tulus guna mendapatkan ridho dari Allah SWT,” katanya.

“Juga berupaya menjaga kesehatan dengan mengatur makan, minum dan istirahat yang cukup, sehingga mampu menjalankan seluruh kewajiban, rukun, serta sunnah ibadah haji,” imbuhnya.

Lebih lanjut Plt Bupati Timbul meminta agar CJH dapat menjaga dan memperluas ukhuwah Islamiyah dengan sesama jamaah, yang diwujudkan dengan senantiasa menjalin tali persaudaraan, terutama dengan sesama muslim. Sesama jamaah dalam rombongan adalah keluarga senasib dan sepenanggungan, sehingga harus disadari untuk mengedepankan kepentingan bersama dan tidak memprioritaskan individualitas.

“Para jamaah agar disiplin mengatur waktu dan mengikuti arahan pembimbing serta petugas haji yang ditunjuk. Perhatikan dan ikuti jadwal dan waktu yang telah ditentukan sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tanah air hingga tanah suci nanti. Budayakan untuk selalu tepat waktu di manapun berada, sehingga keseluruhan jamaah juga dapat tepat waktu dan tidak tertinggal dalam mengikuti jadwal,” pungkasnya.

Khusus untuk pemberangkatan pada hari Kamis, tanggal 16 Juni 2022 nanti, Plt Bupati Timbul berpesan agar seluruh CJH disiplin waktu, mulai dari masing-masing titik pemberangkatan hingga berkumpul dan diberangkatkan bersama-sama di Miniatur Ka’bah. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sukadar Minta Dishub Surabaya Tiru Aplikasi Setoran Parkir Kota Malang

Sukadar meminta Dishub Surabaya mencontoh Kota Malang yang menerapkan aplikasi setoran parkir terpusat untuk ...
LEGISLATIF

Cegah Stunting dari Desa, Pulung Dorong Edukasi Gizi dan Keamanan Pangan Diperkuat

Pulung Agustanto mendorong edukasi gizi dan keamanan pangan diperkuat dari tingkat desa sebagai bagian dari upaya ...
KRONIK

Karnaval Kebangsaan Banyuwangi 2026, Tampilkan Pesona Budaya Nusantara

BANYUWANGI – Banyak cara dilakukan warga bangsa Indonesia untuk merayakan hari kemerdekaannya. Masyarakat ...
LEGISLATIF

Siswa Diduga Terdampak MBG, Doding Minta Pengawasan Dapur SPPG Diperketat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta pengawasan dapur SPPG diperketat setelah sejumlah siswa mengalami ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bondowoso Tampung Tiga Korban Trafficking

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
LEGISLATIF

DPRD Batu Dorong APBD 2027 Perkuat Kemandirian Fiskal, PAD Harus Dioptimalkan

DPRD Kota Batu mendorong APBD 2027 memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD agar pembangunan tidak ...