Kamis
10 September 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plengsengan Sungai di Kedungkandang Makin Terkikis, DPRD Kota Malang Desak Pemprov Peduli

pdip-jatim-250225-plengsengan-rusak-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita mendorong Pemprov Jawa Timur peduli atas kondisi plengsengan sungai yang semakin terkikis di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Menurutnya, plengsengan sungai harus segera diperbaiki.

Ini bukan tanpa alasan mengingat Pemerintah Kota Malang tak bisa membangun plengsengan sendiri karena ini merupakan wewenang dari provinsi. Menurut Mia, sapaan akrabnya, kondisi plengsengan di sana sudah urgen.

Mia sendiri meninjau bangunan plengsengan yang berada di kawasan Rolak, Jalan Umar Maksum, Kedungkandang, Kota Malang itu pada Minggu (23/2/2025). Plengsengan itu semakin melebar karena terkikis aliran Sungai Amprong ketika hujan.

Bahkan hingga kini, tak hanya plengsengan saja yang tergerus, tapi juga sampai mengikis jalan perkampungan. “Hasil tinjauan saya, jelas ini perlu penanganan segera karena sudah sampai menggerus jalan perkampungan,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memastikan rumah-rumah warga di sana bukan bangunan liar karema sudah memiliki surat hak milik dan tidak sampai memakan bangunan sempadan.

“Historinya juga sesuai. Saya harap bisa segera dibantu karena kalau hujan deras, debit air tinggi. Takutnya ada dampak lanjutan, ini paving jalan saja sudah miring,” kata Mia.

Dia sendiri sebenarnya sudah mengajukan ke Pemprov Jatim untuk perbaikan plengsengan sejak beberapa tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ada respon.

Tak putus asa, dalam waktu dekat dia akan kembali mengajukan perbaikan plengsengan melalui DPRD Provinsi Jatim. “3 Tahun lalu sudah saya ajukan ke Pemprov, tapi sampai sekarang belum ada respon. Saya juga ajukan langsung proposal ke DPR RI,” ungkapnya.

Sementara, warga RT 1 RW 2 Kedungkandang, Cahyo Wibowo mengatakan dari tahun ke tahun kondisi plengsengan di sana memang terus mengkhawatirkan. Apalagi kondisi plengsengan kini tampak miring, sementara akses jalan warga sekitar hanya satu.

“Kondisi terkikisnya sudah sejak lamam bantaran sungai terus tergerus longsor. Ada 3 titik yang parah. Kami sudah pengajuan plengsengan tapi belum ada realisasi. Saya senang sekali Bu Mia bisa bantu mendorong ke Pemprov,” ujarnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...