Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plengsengan Sungai di Kedungkandang Makin Terkikis, DPRD Kota Malang Desak Pemprov Peduli

pdip-jatim-250225-plengsengan-rusak-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita mendorong Pemprov Jawa Timur peduli atas kondisi plengsengan sungai yang semakin terkikis di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Menurutnya, plengsengan sungai harus segera diperbaiki.

Ini bukan tanpa alasan mengingat Pemerintah Kota Malang tak bisa membangun plengsengan sendiri karena ini merupakan wewenang dari provinsi. Menurut Mia, sapaan akrabnya, kondisi plengsengan di sana sudah urgen.

Mia sendiri meninjau bangunan plengsengan yang berada di kawasan Rolak, Jalan Umar Maksum, Kedungkandang, Kota Malang itu pada Minggu (23/2/2025). Plengsengan itu semakin melebar karena terkikis aliran Sungai Amprong ketika hujan.

Bahkan hingga kini, tak hanya plengsengan saja yang tergerus, tapi juga sampai mengikis jalan perkampungan. “Hasil tinjauan saya, jelas ini perlu penanganan segera karena sudah sampai menggerus jalan perkampungan,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memastikan rumah-rumah warga di sana bukan bangunan liar karema sudah memiliki surat hak milik dan tidak sampai memakan bangunan sempadan.

“Historinya juga sesuai. Saya harap bisa segera dibantu karena kalau hujan deras, debit air tinggi. Takutnya ada dampak lanjutan, ini paving jalan saja sudah miring,” kata Mia.

Dia sendiri sebenarnya sudah mengajukan ke Pemprov Jatim untuk perbaikan plengsengan sejak beberapa tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ada respon.

Tak putus asa, dalam waktu dekat dia akan kembali mengajukan perbaikan plengsengan melalui DPRD Provinsi Jatim. “3 Tahun lalu sudah saya ajukan ke Pemprov, tapi sampai sekarang belum ada respon. Saya juga ajukan langsung proposal ke DPR RI,” ungkapnya.

Sementara, warga RT 1 RW 2 Kedungkandang, Cahyo Wibowo mengatakan dari tahun ke tahun kondisi plengsengan di sana memang terus mengkhawatirkan. Apalagi kondisi plengsengan kini tampak miring, sementara akses jalan warga sekitar hanya satu.

“Kondisi terkikisnya sudah sejak lamam bantaran sungai terus tergerus longsor. Ada 3 titik yang parah. Kami sudah pengajuan plengsengan tapi belum ada realisasi. Saya senang sekali Bu Mia bisa bantu mendorong ke Pemprov,” ujarnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...