Kamis
14 Mei 2026 | 8 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plengsengan Sungai di Kedungkandang Makin Terkikis, DPRD Kota Malang Desak Pemprov Peduli

pdip-jatim-250225-plengsengan-rusak-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita mendorong Pemprov Jawa Timur peduli atas kondisi plengsengan sungai yang semakin terkikis di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Menurutnya, plengsengan sungai harus segera diperbaiki.

Ini bukan tanpa alasan mengingat Pemerintah Kota Malang tak bisa membangun plengsengan sendiri karena ini merupakan wewenang dari provinsi. Menurut Mia, sapaan akrabnya, kondisi plengsengan di sana sudah urgen.

Mia sendiri meninjau bangunan plengsengan yang berada di kawasan Rolak, Jalan Umar Maksum, Kedungkandang, Kota Malang itu pada Minggu (23/2/2025). Plengsengan itu semakin melebar karena terkikis aliran Sungai Amprong ketika hujan.

Bahkan hingga kini, tak hanya plengsengan saja yang tergerus, tapi juga sampai mengikis jalan perkampungan. “Hasil tinjauan saya, jelas ini perlu penanganan segera karena sudah sampai menggerus jalan perkampungan,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut juga memastikan rumah-rumah warga di sana bukan bangunan liar karema sudah memiliki surat hak milik dan tidak sampai memakan bangunan sempadan.

“Historinya juga sesuai. Saya harap bisa segera dibantu karena kalau hujan deras, debit air tinggi. Takutnya ada dampak lanjutan, ini paving jalan saja sudah miring,” kata Mia.

Dia sendiri sebenarnya sudah mengajukan ke Pemprov Jatim untuk perbaikan plengsengan sejak beberapa tahun lalu. Namun, hingga saat ini belum ada respon.

Tak putus asa, dalam waktu dekat dia akan kembali mengajukan perbaikan plengsengan melalui DPRD Provinsi Jatim. “3 Tahun lalu sudah saya ajukan ke Pemprov, tapi sampai sekarang belum ada respon. Saya juga ajukan langsung proposal ke DPR RI,” ungkapnya.

Sementara, warga RT 1 RW 2 Kedungkandang, Cahyo Wibowo mengatakan dari tahun ke tahun kondisi plengsengan di sana memang terus mengkhawatirkan. Apalagi kondisi plengsengan kini tampak miring, sementara akses jalan warga sekitar hanya satu.

“Kondisi terkikisnya sudah sejak lamam bantaran sungai terus tergerus longsor. Ada 3 titik yang parah. Kami sudah pengajuan plengsengan tapi belum ada realisasi. Saya senang sekali Bu Mia bisa bantu mendorong ke Pemprov,” ujarnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...