Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpin Apel PPKM Darurat, Bunda Rita Minta Masyarakat Ikuti Aturan

PDIP-Jatim-Bunda-Rita-03072021

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggelar giat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pendisiplinan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Ponorogo. Apel yang digelar di depan Paseban Jalan Aloon-Aloon Timur dipimpin oleh Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Sabtu (3/6/2021).

Hadir dalam giat apel ini Kapolres Ponorogo, Dandim, Sekda, Forkopimda, camat se-Kabupaten Ponorogo, serta peserta apel dari Polri, TNI, BPBD, Pengadilan Negeri, dan instansi lainnya.

Hal ini berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 15 Tahun 2021 yang menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang berlaku mulai 3 Juli sampai 20 Juli 2021 dengan target penurunan kasus konfirmasi harian <10 ribu per hari. Daerah yang diterapkan yakni sebanyak 48 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 4 dan 74 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Pulau Jawa dan Bali. Sementara untuk Kabupaten Ponorogo termasuk dalam asesmen situasi pandemi level 3.

Dalam sambutannya, Lisdyarita menyampaikan, perkembangan Covid-19 tingkat nasional sampai dengan daerah-daerah masih terus meningkat, baik tingkat kasus aktif maupun tingkat kematian.

“PPKM Darurat ini berlaku mulai 3 sampai 20 Juli. Kita bekerjasama dengan Forkopimda, biar masyarakat bisa mengikuti aturan,” ujar Lisdyarita.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, juga mengajak masyarakat untuk mengurangi angka Covid-19 dengan mengikuti aturan-aturan yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Ayo bareng-bareng mengurangi angka Covid-19. Semakin hari semakin banyak yang terpapar. Ini hampir sama dengan PPKM Mikro, tapi lebih tegas lagi. Semua mengikuti ajalah yang sesuai di SE (Surat Edaran, red),” tegas Bunda Rita.

Dalam instruksi tersebut terdapat ketentuan baru yang lebih ketat dari yang sebelumnya, seperti penggunaan masker lapis 2 serta pertimbangan jarak karena penyebaran Covid-19 ini tidak hanya menular dengan cara bersentuhan saja.

“Maskernya dua lapis. Kalau tidak penting sekali lebih baik di rumah saja. Tentunya sanksi juga ada bagi pelanggar aturan. Makanya, ikuti agar terhindar dari sanksi. Demi kebersamaan kita biar sehat,” imbuh Bunda Rita.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Ponorogo yang diusung PDI Perjuangan ini juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri/TNI, maupun instansi-instansi terkait tugas mulia dalam menanggulangi covid-19. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...