Senin
19 Oktober 2026 | 3 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpin Apel PPKM Darurat, Bunda Rita Minta Masyarakat Ikuti Aturan

PDIP-Jatim-Bunda-Rita-03072021

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menggelar giat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pendisiplinan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Ponorogo. Apel yang digelar di depan Paseban Jalan Aloon-Aloon Timur dipimpin oleh Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, Sabtu (3/6/2021).

Hadir dalam giat apel ini Kapolres Ponorogo, Dandim, Sekda, Forkopimda, camat se-Kabupaten Ponorogo, serta peserta apel dari Polri, TNI, BPBD, Pengadilan Negeri, dan instansi lainnya.

Hal ini berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 15 Tahun 2021 yang menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang berlaku mulai 3 Juli sampai 20 Juli 2021 dengan target penurunan kasus konfirmasi harian <10 ribu per hari. Daerah yang diterapkan yakni sebanyak 48 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 4 dan 74 kabupaten/kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Pulau Jawa dan Bali. Sementara untuk Kabupaten Ponorogo termasuk dalam asesmen situasi pandemi level 3.

Dalam sambutannya, Lisdyarita menyampaikan, perkembangan Covid-19 tingkat nasional sampai dengan daerah-daerah masih terus meningkat, baik tingkat kasus aktif maupun tingkat kematian.

“PPKM Darurat ini berlaku mulai 3 sampai 20 Juli. Kita bekerjasama dengan Forkopimda, biar masyarakat bisa mengikuti aturan,” ujar Lisdyarita.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, juga mengajak masyarakat untuk mengurangi angka Covid-19 dengan mengikuti aturan-aturan yang diberlakukan oleh pemerintah.

“Ayo bareng-bareng mengurangi angka Covid-19. Semakin hari semakin banyak yang terpapar. Ini hampir sama dengan PPKM Mikro, tapi lebih tegas lagi. Semua mengikuti ajalah yang sesuai di SE (Surat Edaran, red),” tegas Bunda Rita.

Dalam instruksi tersebut terdapat ketentuan baru yang lebih ketat dari yang sebelumnya, seperti penggunaan masker lapis 2 serta pertimbangan jarak karena penyebaran Covid-19 ini tidak hanya menular dengan cara bersentuhan saja.

“Maskernya dua lapis. Kalau tidak penting sekali lebih baik di rumah saja. Tentunya sanksi juga ada bagi pelanggar aturan. Makanya, ikuti agar terhindar dari sanksi. Demi kebersamaan kita biar sehat,” imbuh Bunda Rita.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Ponorogo yang diusung PDI Perjuangan ini juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri/TNI, maupun instansi-instansi terkait tugas mulia dalam menanggulangi covid-19. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...