Kamis
11 Juni 2026 | 10 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Tembakau Kian Tertekan, Ony: Kami Bawa Masalah Ini ke Pusat!

PDIP-Jatim-Ony-Setiawan-08022023

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat pelaksanaan Perda Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pertembakauan, agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani.

Dorongan ini disampaikan anggota Komisi B DPRD Jatim, Ony Setiawan, menyusul kondisi petani tembakau di sejumlah sentra produksi tembakau seperti Bojonegoro, Sumenep, dan Jember yang kian tertekan.

Dia menilai, tingginya tarif cukai rokok membuat harga jual rokok melambung, sehingga daya serap hasil panen tembakau di pabrik menjadi sangat rendah.

“Kurang daya serapnya. Pabrik rokok stoknya sudah banyak, tapi mereka nggak mau produksi lagi karena nggak laku, karena kemahalan. Harga rokok terlalu mahal karena cukainya juga mahal,” jelas Ony di Surabaya, Sabtu (9/8/2025).

Masalah tersebut mengemuka saat Komisi B melakukan kunjungan kerja ke Jember. Rombongan meninjau Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau (PSMB-LT) Disperindag Jatim, yang menjadi salah satu titik penting dalam rantai mutu dan pemasaran tembakau di Jawa Timur.

Ony, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu menegaskan bahwa implementasi Perda Pertembakauan harus diarahkan untuk menjawab masalah utama yang dihadapi petani, yakni tersendatnya pembelian hasil panen oleh pabrik.

Selain itu, dia menyoroti rendahnya daya beli masyarakat yang memicu peredaran rokok ilegal tanpa cukai. “Justru akhirnya beredar rokok yang tanpa cukai, ini kan sebab akibat. Nah perokok itu, daya belinya rendah. Akhirnya mereka beli rokok yang tanpa cukai,” bebernya.

Komisi B DPRD Jatim berencana membawa persoalan ini ke pemerintah pusat. Dalam kunjungan kerja ke Jakarta pekan depan, mereka akan menyampaikan langsung ‘jeritan’ petani tembakau kepada kementerian dan lembaga terkait, termasuk usulan penurunan tarif cukai rokok.

“Kami akan menyampaikan kondisi petani bahwa hasil produksi mereka tidak terserap. Kami mengusulkan agar tarif cukai rokok diturunkan, karena ini dampaknya ke petani di daerah,” pungkas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim itu. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...