oleh

Petani Kanigoro Malang Butuh Mesin Panen, Jokowi: Akan Kita Penuhi

-Headline-353 kali dibaca

MALANG – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau proses panen raya padi di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (29/4/2021).

Dalam kesempatan tersebut ia juga didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Malang H.M. Sanusi.

Presiden Jokowi menjelaskan maksud kehadirannya adalah untuk menyapa dan berdialog dengan perwakilan-perwakilan petani dan masyarakat setempat.

Baca juga: Panen Raya di Malang, Puan: Pertanian adalah Urusan Hidup Matinya Sebuah Bangsa

“Saya bersama dengan ibu Puan Maharani, Ketua DPR RI dan juga para Menteri, Gubernur dan Bupati Malang, memastikan bahwa produksi padi yang ada, dari panen yang ada betul-betul bisa memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padinya yang dipanen, kemudian nanti muncul produksi menjadi beras,” terang Jokowi.

Presiden Jokowi berharap, kedaulatan pangan benar-benar bisa direalisasikan sehingga bangsa Indonesia tidak perlu melakukan impor pangan dari negara lain.

Dia juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh para petani di Desa Kanigoro, dimana dapat mengembangkan padi varietas IPB 3S yang dapat menghasilkan 12 ton per hektar.

“Saya tadi juga mendapatkan informasi banyak mengenai 1 hektar yang ditanam dengan varietas IPB 3S yang bisa menghasilkan 12 ton. Ini hasil yang bagus sekali dan saya tindak lanjuti dengan IPB agar ini bisa dikembangkan dalam jumlah yang besar lagi,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meminta kalkulasi mengenai jumlah total produksi beras bisa benar-benar dihitung. Sehingga pemerintah dapat menetapkan kebijakan untuk tidak melakukan impor beras.

“Mengenai jumlah produksi itu harus betul-betul dikalkulasi dan bisa dihitung. Oleh sebab itu, kita tidak perlu yang namanya impor. Tetapi hitungannya harus pasti, karena menyangkut masalah perut dan masalah makan rakyat, itu dari sini,” jelasnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan kebutuhan-kebutuhan petani di Desa Kanigoro terkait penyediaan alat-alat produksi.

Menurutnya untuk mendukung peningkatan hasil tani diperlukan juga peralatan yang dapat menunjang dan memudahkan pekerjaan para petani.

“Tadi diminta oleh para petani mengenai mesin panen, traktor, dan hal-hal yang lainnya. Saya kira, tadi sampaikan, akan kita penuhi karena memang sangat dibutuhkan sekali oleh para petani disini,” kata Jokowi. (ace/pr)

Komentar