Minggu
19 Juli 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati HUT ke-50 Partai, IKP Jember Gelar Senam Sicita Berkebaya

PDIP-Jatim-IKP-Jember-10012023

JEMBER – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan, Ikatan Perempuan (IKP) PDI Perjuangan Jember menggelar kegiatan senam Sicita mengenakan kebaya bersama ratusan kader dan simpatisan PDI Perjuangan di lapangan Kecamatan Mayang, Selasa (10/1/2023) sore.

Ketua IKP PDI Perjuangan Jember, Heni Arif Wibowo, menuturkan, kegiatan senam Sicita berkebaya ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang diagendakan IKP PDI Perjuangan Jember untuk memperingati HUT ke-50 Partai.

“Senam Sicita dengan mengenakan kebaya ini merupakan satu dari sekian rangkaian yang akan kami laksanakan dalam momentum HUT emas PDI Perjuangan. Alhamdulillah, kegiatan kami berjalan sukses masyarakat yang ikut kegiatan ini juga sangat antusias,” ujar Heni.

Istri Arief Wibowo itu menuturkan, sejak diluncurkan setahun lalu, senam Sicita menjadi salah satu media politik PDI Perjuangan dalam mengampanyekan pola hidup sehat sekaligus menanamkan semangat cinta Tanah Air. Sebab itu, dirinya berupaya agar senam Sicita ini bisa semakin banyak tersebarluaskan di masyarakat.

“Senam Sicita ini adalah bentuk kepedulian PDI Perjuangan dalam mengampanyekan pola hidup sehat kepada masyarakat. Selain itu, senam ini juga mengambarkan nilai-nilai Pancasila dan nasionlisme dalam setiap gerakan-gerakannya,” terangnya.

Heni kemudian menjelaskan, senam Sicita memiliki empat rangkaian, mulai dari teknik pernafasan dan memberi semangat, pemanasan, gerakan inti serta penutup yang semua gerakannya terkandung makna nasionalisme.

“Gerakan tangan kanan di bahu kanan dan tangan kiri di pinggang menyimbolkan gotong royong atau bahu membahu. Gerakan hormat dengan posisi tangan kanan di pinggang sebagai penghormatan dari jiwa kita ke orang lain. Sedangkan gerakan tangan kanan dilipat di atas tangan kiri dan salam bermakna persatuan serta rasa syukur,” jelasnya.

Sementara ketika dikonfirmasi soal kebaya yang dikenakan saat melakukan senam Sicita, Heni mengaku, hal tersebut merupakan salah satau upaya pelestarian warisan budaya Indonesia.

“Jika biasanya untuk melakukan gerakan senam, mengenakan pakaian training, kami IKP PDI Perjuangan Jember melakukan senam dengan mengenakan kebaya, sebab di momen HUT ke-50 PDI Perjuangan ini kami juga ingin mengajak, khususnya kaum perempuan untuk tidak malu menggenakan kebaya sebagai pakaian warisan budaya Indonesia,” terangnya.

“Ya, intinya kalau dibuat senam saja bisa, apalagi dikenakan dalam aktivitas kegiatan lainnya,” imbuhnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Latih Ratusan Petani Cara Bikin Pupuk Organik

BOJONEGORO — Upaya memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan terus digalakkan di tingkat daerah. Guna menekan ...
BERITA TERKINI

DPC Ngawi Gelar Rakor Bersama KSB PAC, Matangkan Persiapan Musran

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Ketua, Sekretaris, ...
KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...