Jumat
05 Juni 2026 | 6 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringatan Nuzulul Quran DPD Jatim, Gus Muwafiq: Semoga PDI Perjuangan Barokah

PDIP-Jatim-Gus-Muwafiq-21032025

SURABAYA – Gus Muwafiq mengajak masyarakat memaknai Nuzulul Quran seperti semangat Pancasila.

Hal tersebut sampaikan Gus Muwafiq dalam tausiyah keagamaan di acara Nuzulul Quran yang digelar PDI Perjuangan Jatim, Jumat (21/3/2025).

“Jadi, nuzulul Quran ini jalan hidup dilandasi ayat Al-Quran. Jangan mengatakan Pancasila produk kafir,” ujarnya.

Pendakwah asal Sleman yang memiliki nama asli Ahmad Muwafiq itu menyebut, Islam sangat erat hubungannya dengan Indonesia. Banyak kata bahasa arab yang akhirnya diadopsi ke bahasa Indonesia dan menjadi pedoman hingga sekarang.

Seperti ra’iyyah dalam bahasa Arab yang memiliki arti menggembala, merujuk pada orang awam yang menjadi unsur penting dalam pemerintahan. Kata ini diadopsi ke bahasa Indonesia dengan nama rakyat yang dipakai hingga saat ini.

Maka, lanjutnya, tak ada alasan menganggap Pancasila tak selaras dengan Islam. Nilai-nilainya pun berdasar pada Al-Quran. Seperti sila pertama yang mengutamakan tuhan, begitu juga pada Al-Quran.

“Bangsa ini paling mengandalkan sifat yang berasal dari ketuhanan. Setelah itu urusan manusia, maka Indonesia mengatur sistem kemanusiaan setelah tuhan. Setelah kemanusiaan manusia gak bisa hidup sendiri, maka diatur persatuan,” jelasnya.

Ulama NU itu mengapresiasi PDI Perjuangan yang sejak dulu kokoh menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan terus menyebarkannya hingga sekarang.

“Maka kalau PDI Perjuangan selalu mengucapkan Pancasila harus dibela sampai mati, itu adalah keharusan. Bagaimana kita menjadi bangsa Indonesia, walau berbeda harus tanggung jawab,” tuturnya.

Namun, ia mengingatkan, agar partai yang identik dengan slogan partainya wong cilik itu betul-betul mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Terus bertanggungjawab mengurus rakyat kecil, bukan sekadar seremoni.

“Urusan wong cilik ini banyak. Katanya PDI Perjuangan ngurus wong cilik, makanya untuk ngurus manusia ini, yang penting cuma satu, jangan lupa kalian pulang, suatu saat akan pulang,” jelasnya.

“Semoga PDI Perjuangan barokah, PDI Perjuangan bermanfaat, dan puasa kita hari ini jadi puasanya orang bertaqwa,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...