PONOROGO – Grebeg Suro 2025 telah berakhir. Upacara penutupan digelar pada Kamis (26/6/2025) malam di Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang Festival Reog Remaja (FRR) ke-XXI dan Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) ke-XXX.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta menyukseskan Grebeg Suro kali ini.
“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas keringatnya, effort-nya, tenaganya, kegigihannya, integritasnya, hingga mampu membuat Grebeg Suro berbeda dari tahun-tahun lalu,” ujar Sugiri.

Grebeg Suro menjadi salah satu pemicu pertumbuhan episentrum ekonomi, mulai dari perias wajah, penyewaan kostum, penjualan busana adat Ponorogo, UMKM, hingga pedagang kaki lima (PKL).
Politisi PDI Perjuangan itu berharap, kualitas Grebeg Suro bisa menjadi lebih baik di tahun berikutnya.
“Prinsipnya, kami berbuat mudah-mudahan dengan cara ini budaya kita tumbuh dengan baik, ekonomi tumbuh dengan baik, dan selalu mohon dukungannya dari yang hadir semuanya,” jelasnya.

Selain itu, dalam momentum bulan Muharram, Sugiri juga mengajak masyarakat untuk berbenah menjadi lebih baik lagi, menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran.
“Mudah-mudahan menapaki tahun Hijriyah ini kita bisa hijrah dari kegelapan, hijrah dari tidak baik menuju baik, hijrah menuju Ponorogo Hebat,” tandasnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












