oleh

Pengurus PDIP Jatim Hadiri Harlah Ponpes Tabiyatul Qulub

-Berita Terkini, Kronik-36 kali dibaca

SURABAYA – Peringatan Harlah Ponpes Tarbiyatul Qulub ke-23 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (11/3/2017) malam, berlangsung meriah.

Acara berlangsung di JX International Jalan A Yani itu tidak hanya dihadiri belasan ribu umat Muslim. Namun juga dihadiri pejabat eksekutif maupun legislatif.

Di antaranya Menpora Imam Nachrawi, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Wakil Ketua DPRD Jatim yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi (Pak Kus).

Hadir juga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim yang Sri Untari Bisowarno, dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim SW Nugroho. Beberapa pimpinan DPRD Jatim lainnya juga tampak hadir.

Di sela acara, Sri Untari yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan, bagi PDIP, acara ini menjadi sarana yang baik untuk bersilaturahmi dengan kaum muslimin, khususnya dari kalangan Nahdliyin.

“Jatim ini basisnya Nahdlatul Ulama yang kebanyakan dari kalangan wong cilik. Sama dengan PDI Perjuangan yang basisnya juga mayoritas dari kalangan bawah. Ini bisa jadi satu kesatuan, bisa saling kerja sama untuk membangun Jawa Timur,” kata Untari.

Dia berharap ke depan, hubungan antara PDI Perjuangan dengan kalangan ponpes makin membaik. Apalagi, tambah dia, hubungan baik antara kalangan nasionalis dan umat Islam sudah terjalin sudah lama.

PDIP Jatim sendiri, jelasnya, sudah intensif berkomunikasi dengan kalangan pengurus PWNU Jatim untuk menjalin kerja sama yang lebih detil, tidak hanya di acara seremonial seperti peringatan hari-hari besar saja.

Dengan Ponpes Tarbiyatul Qulub, imbuh Untari, hubungan dengan PDIP Jatim sudah sangat baik. “Hubungan kita dengan Ponpes Tarbiyatul Qulub,  baik secara personal maupun kelembagaan, cukup dekat. KH Zainuddin Husni (pengasuh Ponpes Tarbiyatul Qulub) pernah memimpin acara sholawatan yang digelar PDIP Jatim beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Saifullah Yusuf dalam sambutannya menyoroti persoalan di masyarakat. Di antaranya masalah narkoba, pornografi, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta persoalan kesenjangan sosial.

Menurut Gus Ipul, masalah narkoba saat ini sangat memprihatinkan. Sebab sesuai data BNN, pengguna narkoba di Jatim saat ini di kisaran 900 ribu orang.

“Ini jadi keprihatinan kita bersama. Karena itu, mari kita bersama ikut memberantas narkoba, dan juga pornografi,” ajaknya.

Sedang persoalan kesenjangan sosial, sebutnya, sudah menjadi masalah nasional yang sekarang sedang diatasi pemerintahan Jokowi. “Mari kita doakan agar masalah ini cepat teratasi,” kata Gus Ipul.

Seperti diketahui, Pondok Pesantren Tarbiyatul Qulub Jl. Asem Raya No. 24 – 52, Asem Rowo Surabaya. Ponpes berkomitmen untuk terus berdakwah mengembangkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin bagi masyarakat dan bangsa, dan mengamankan NKRI. (goek)