Senin
22 Juni 2026 | 11 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengamat: Andai Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

pdip jatim - kubu prabowo-hatta

pdip jatim - kubu prabowo-hattaJAKARTA — Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ari Dwipayana, melihat pembahasan RUU Pilkada dan penetapan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) tidak akan ada jika pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi pemenang pemilu presiden lalu.

“Saya kira tidak, UU MD3 dan RUU Pilkada ini merupakan rencana permainan politik elite, rencana permainan dari partai Koalisi Merah Putih,” kata Ari saat dihubungi, Jumat (12/9/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Ari meyakini bahwa RUU Pilkada dan UU MD3 merupakan perumusan yang sudah diatur atau rencana kedua kubu Prabowo-Hatta jika hasil Pilpres 2014 tidak sesuai yang diharapkan.

“Ini imbas dari pilpres dan ini terlihat sangat tergesa-gesa. Proses pengambilan keputusan yang diambil, substansinya tidak jernih, dan hanya permainan politik,” ujar Ari.

Lebih jauh, dia mengatakan, proses pembahasan RUU Pilkada sudah panjang, tetapi sangat jelas langkah ini hanya sebagai perubahan kepentingan politik. Partai KMP yang sebelumnya menolak pilkada melalui DPRD sekarang malah berubah dengan menolak kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dengan berbagai alasan.

“Padahal kan DPR dalam mengambil keputusan itu harus berdasarkan aspirasi rakyat,” ucap Ari.

RUU Pilkada saat ini tengah dibahas Panitia Kerja DPR. Mekanisme pemilihan kepala daerah menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan. Sebelum Pilpres 2014, tak ada parpol yang ingin jika kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Namun, kini semua parpol Koalisi Merah Putih, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional, ditambah Partai Demokrat, malah terus mendorong agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Para bupati dan wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menolak tegas pilkada oleh DPRD.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kader PDIP dan Warga Magetan Perbaiki Jalan hingga Rawat Monumen di Momen Bulan Bung Karno

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan, mengecat jembatan, serta ...
KABAR CABANG

Mas Dhito Buka Peluang Bentuk Akademi E-Sport Kediri, 83 Tim Ramaikan Turnamen Free Fire

Sebanyak 83 tim mengikuti Turnamen Bung Karno E-Sport 2026 di Kabupaten Kediri. Melihat antusiasme peserta, Bupati ...
KABAR CABANG

Banteng Magetan Gotong Royong Rawat Punden Desa hingga Makam Leluhur Peringati Bulan Bung Karno 2026

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama masyarakat merawat punden desa, makam tokoh leluhur, dan situs bersejarah ...
KABAR CABANG

Peringati Haul ke-56 Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

KABUPATEN PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun wafatnya (Haul) Proklamator sekaligus Presiden ...
KABAR CABANG

Ribuan Warga Padati Makam Bung Karno pada Puncak Haul ke-56 di Blitar

Ribuan warga memadati kawasan Makam Bung Karno di Kota Blitar pada puncak Haul Bung Karno ke-56. Kegiatan diisi doa ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader Banteng Magetan Bersihkan dan Rawat Sumber Mata Air

Kader PDI Perjuangan Magetan bersama warga membersihkan dan merawat sejumlah sumber mata air melalui Gerakan ...