Kamis
28 Mei 2026 | 10 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengamat: Andai Prabowo-Hatta Menang, Tak Akan Ada RUU Pilkada dan UU MD3

pdip jatim - kubu prabowo-hatta

pdip jatim - kubu prabowo-hattaJAKARTA — Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Ari Dwipayana, melihat pembahasan RUU Pilkada dan penetapan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) tidak akan ada jika pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang diusung Koalisi Merah Putih (KMP) menjadi pemenang pemilu presiden lalu.

“Saya kira tidak, UU MD3 dan RUU Pilkada ini merupakan rencana permainan politik elite, rencana permainan dari partai Koalisi Merah Putih,” kata Ari saat dihubungi, Jumat (12/9/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Ari meyakini bahwa RUU Pilkada dan UU MD3 merupakan perumusan yang sudah diatur atau rencana kedua kubu Prabowo-Hatta jika hasil Pilpres 2014 tidak sesuai yang diharapkan.

“Ini imbas dari pilpres dan ini terlihat sangat tergesa-gesa. Proses pengambilan keputusan yang diambil, substansinya tidak jernih, dan hanya permainan politik,” ujar Ari.

Lebih jauh, dia mengatakan, proses pembahasan RUU Pilkada sudah panjang, tetapi sangat jelas langkah ini hanya sebagai perubahan kepentingan politik. Partai KMP yang sebelumnya menolak pilkada melalui DPRD sekarang malah berubah dengan menolak kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dengan berbagai alasan.

“Padahal kan DPR dalam mengambil keputusan itu harus berdasarkan aspirasi rakyat,” ucap Ari.

RUU Pilkada saat ini tengah dibahas Panitia Kerja DPR. Mekanisme pemilihan kepala daerah menjadi salah satu isu yang mendapat sorotan. Sebelum Pilpres 2014, tak ada parpol yang ingin jika kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Namun, kini semua parpol Koalisi Merah Putih, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional, ditambah Partai Demokrat, malah terus mendorong agar kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Para bupati dan wali kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menolak tegas pilkada oleh DPRD.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Daging Kurban dari DPD Jatim, Paguyuban Tukang Becak: Kami Semua Senang

SURABAYA – Belasan tukang becak yang tergabung dalam Paguyuban Divisi Becak PDI Perjuangan Jawa Timur menerima ...
KABAR CABANG

Sapi Kurban PDI Perjuangan Disembelih Juleha, Dibagikan Hingga Dusun di Tengah Hutan

NGAWI – Gema takbir menggema saat seorang juru sembelih halal mulai menundukkan seekor sapi kurban di halaman ...
KRONIK

DPD Jatim Bagikan Daging Kurban, Warga: PDIP Semakin Dicintai Rakyat

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 1.171 paket daging kurban kepada masyarakat, termasuk ...
HEADLINE

DPD PDI Perjuangan Jatim Bagikan 1.171 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan 1.171 paket daging kurban pada masyarakat dalam momentum Hari ...
KABAR CABANG

Warga di Magetan Gembira Terima Daging Kurban dari DPC

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membagikan ratusan paket daging kurban ...
KRONIK

Bantuan Mas Dhito Hidupkan Lagi Harapan Keluarga di Puncu

Kisah haru keluarga Suyanto di Kediri yang menjual rumah demi pengobatan istri kini kembali bangkit setelah ...