Jumat
07 Agustus 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Imbau Warga dan Pengusaha, Mulai Hari Ini Beralih ke Sistem Parkir Digital

pdip jatim 260112 parkir digital

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau seluruh warga dan pelaku usaha mulai menggunakan sistem pembayaran non-tunai dalam layanan parkir. Imbauan ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (12/1/2026).

Eri mengatakan, kebijakan ini didorong oleh hasil polling yang menunjukkan mayoritas warga Surabaya menginginkan transaksi non-tunai diterapkan secara luas. Karena itu, dia minta masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan metode pembayaran digital.

“Karena polling kita, seluruh warga Kota Surabaya menginginkan untuk non-tunai. Maka saya mengimbau seluruh warga Surabaya mulai hari ini bisa menggunakan non-tunai,” ujar Eri.

Dia menegaskan, imbauan tersebut juga ditujukan kepada para pengusaha yang memiliki lahan parkir di area tempat usahanya. Eri minta agar sistem parkir di lokasi usaha sudah menggunakan metode pembayaran non-tunai, baik melalui gate system maupun perangkat pembayaran digital.

“Ini memang masa transisi, tapi saya mengimbau kepada seluruh pengusaha di Surabaya yang punya lahan parkir di dalam tempat usahanya sudah menggunakan non-tunai. Bisa menggunakan gate system, atau kalau tidak ada, dapat menggunakan alat yang mendukung pembayaran QRIS dan semua e-toll,” jelasnya.

Menurut Eri, penerapan sistem non-tunai untuk meningkatkan transparansi, kejujuran, serta membangun kepercayaan antara pengelola, petugas, dan masyarakat. Dengan sistem yang tercatat secara digital, potensi kebocoran pendapatan bisa diminimalkan.

“Agar ada kejujuran, ada trust (kepercayaan), tidak ada yang saling menyalahkan. Non-tunai ini akan memberikan kepercayaan, transparansi, dan akhirnya bisa menguatkan pembangunan di Kota Surabaya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eri juga mengingatkan bahwa satuan tugas (Satgas) yang dibentuk pemerintah tidak bisa bekerja maksimal tanpa adanya laporan dari masyarakat. Dia minta warga turut berperan aktif jika menemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas bukan Tuhan dan bukan malaikat. Kalau ada permasalahan tapi tidak ada yang melapor, ya kami tidak tahu,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Eri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Surabaya dengan mendukung kebijakan yang mendorong tata kelola kota yang lebih baik dan bersih.

“Ayo kita jaga Surabaya. Kapan kita berubah kalau tidak dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Blitar Percepat Regenerasi, Wajibkan Keterlibatan Gen Z di Struktur Ranting

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar mewajibkan keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan ranting sebagai strategi regenerasi ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Targetkan Komisi Disabilitas Pertama di Indonesia Terbentuk Agustus 2026

DPRD Jawa Timur menargetkan pembentukan Komisi Disabilitas pertama di Indonesia melalui penyelesaian Raperda ...