Rabu
23 September 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Imbau Warga dan Pengusaha, Mulai Hari Ini Beralih ke Sistem Parkir Digital

pdip jatim 260112 parkir digital

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau seluruh warga dan pelaku usaha mulai menggunakan sistem pembayaran non-tunai dalam layanan parkir. Imbauan ini disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Senin (12/1/2026).

Eri mengatakan, kebijakan ini didorong oleh hasil polling yang menunjukkan mayoritas warga Surabaya menginginkan transaksi non-tunai diterapkan secara luas. Karena itu, dia minta masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan metode pembayaran digital.

“Karena polling kita, seluruh warga Kota Surabaya menginginkan untuk non-tunai. Maka saya mengimbau seluruh warga Surabaya mulai hari ini bisa menggunakan non-tunai,” ujar Eri.

Dia menegaskan, imbauan tersebut juga ditujukan kepada para pengusaha yang memiliki lahan parkir di area tempat usahanya. Eri minta agar sistem parkir di lokasi usaha sudah menggunakan metode pembayaran non-tunai, baik melalui gate system maupun perangkat pembayaran digital.

“Ini memang masa transisi, tapi saya mengimbau kepada seluruh pengusaha di Surabaya yang punya lahan parkir di dalam tempat usahanya sudah menggunakan non-tunai. Bisa menggunakan gate system, atau kalau tidak ada, dapat menggunakan alat yang mendukung pembayaran QRIS dan semua e-toll,” jelasnya.

Menurut Eri, penerapan sistem non-tunai untuk meningkatkan transparansi, kejujuran, serta membangun kepercayaan antara pengelola, petugas, dan masyarakat. Dengan sistem yang tercatat secara digital, potensi kebocoran pendapatan bisa diminimalkan.

“Agar ada kejujuran, ada trust (kepercayaan), tidak ada yang saling menyalahkan. Non-tunai ini akan memberikan kepercayaan, transparansi, dan akhirnya bisa menguatkan pembangunan di Kota Surabaya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eri juga mengingatkan bahwa satuan tugas (Satgas) yang dibentuk pemerintah tidak bisa bekerja maksimal tanpa adanya laporan dari masyarakat. Dia minta warga turut berperan aktif jika menemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas bukan Tuhan dan bukan malaikat. Kalau ada permasalahan tapi tidak ada yang melapor, ya kami tidak tahu,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Eri pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Surabaya dengan mendukung kebijakan yang mendorong tata kelola kota yang lebih baik dan bersih.

“Ayo kita jaga Surabaya. Kapan kita berubah kalau tidak dimulai dari sekarang,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
BERITA TERKINI

Mulai Oktober, Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Bertugas di Balai RW

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan mulai Oktober 2026 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...