Selasa
03 November 2026 | 10 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya dan Polrestabes Tangkap 112 Jukir Liar di Area Pajak Parkir

pdip-jatim-250925-EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya menertibkan juru parkir (jukir) liar yang beroperasi di wilayah usaha objek pajak parkir. Dalam dua minggu terakhir, sebanyak 112 jukir liar berhasil diamankan.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, penertiban tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemkot dan Polrestabes. Dia menegaskan, jukir liar yang ditangkap rata-rata beroperasi di kawasan usaha yang seharusnya menerapkan sistem pengelolaan parkir resmi.

“Kemarin sudah banyak yang ditangkap Kapolres, terutama yang di tempat pajak parkir. Ada 112 jukir itu rata-rata di pajak parkir karena mereka bergerak di sana,” ungkap Eri Cahyadi, Sabtu (13/12/2025).

Dia menjelaskan, pengelolaan parkir di kawasan pajak parkir harus diselesaikan dengan baik untuk menghindari perbedaan pendapat antara pemilik lahan dan pengelola parkir. Menurutnya, persoalan selisih pendapatan kerap muncul apabila sistem parkir masih dilakukan manual tanpa dukungan teknologi.

“Karena itu saya sampaikan di tempat pajak parkir itu harus diselesaikan agar tidak terjadi selisih pendapat antara yang punya lahan dengan yang mengelola lahannya. Apabila tidak menggunakan sistem digital atau one gate system dengan palang, maka akan ada perbedaan jumlah,” jelasnya.

Untuk itu, Eri menegaskan bahwa penggunaan gate system atau palang parkir menjadi solusi utama. Pembayaran parkir dapat dilakukan secara digital maupun manual, namun tetap melalui sistem satu pintu.

Lebih lanjut, Eri menyampaikan bahwa pengusaha pemilik objek pajak parkir dipersilakan melapor apabila menemukan ketidaksesuaian dalam pengelolaan parkir. Dia menekankan, jukir wajib mengenakan rompi dan menerapkan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau tidak sesuai tarif, tidak menjaga, tidak pakai rompi, maka usaha bisa menjadi sepi. Yang punya usaha dirugikan. Jika ada laporan ke Polrestabes, pasti akan ditindak,” tegas Eri.

Eri juga menyampaikan bahwa penertiban ini bertujuan untuk menjaga iklim investasi di Surabaya. Dia berharap, dengan sinergi antara Pemkot, kepolisian, dan para pengusaha, pengelolaan parkir dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

“Kami sudah berkoordinasi dan semua pengusaha saya sampaikan untuk bergerak bersama dengan Polrestabes. Saya harus menjaga investasi di Surabaya, pengusaha aman, jukirnya juga nyaman, sehingga tidak ada dusta di antara kita,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...
KRONIK

Ngawi Siap Jadi Tuan Rumah POPDA Jatim XV

NGAWI – Kabupaten Ngawi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
HEADLINE

Puan Maharani Ajak Perkuat Demokrasi yang Menghadirkan Kesejahteraan Sosial

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh elemen bangsa kembali memperkuat gagasan demokrasi yang sejak ...