Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Batu Mulai Salurkan BLT kepada Pekerja Terdampak PPKM

pdip-jatim-dewanti-230721

BATU – Pemerintah Kota Batu telah memulai proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang tidak bisa bekerja dikarenakan PPKM Darurat untuk mengontrol persebaran virus Covid-19.

Total Pemkot Batu telah mempersiapkan sebesar Rp 997,5 Juta untuk kemudian disalurkan kepada 3.325 warga terdampak Covid-19 yang telah melalui proses pendataan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Desa, dengan besaran bantuan sebesar Rp. 300 ribu.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan upaya Pemkot Batu dalam meringankan beban masyarakat. Khususnya bagi mereka yang terimbas pekerjaan atau dirumahkan akibat PPKM Darurat.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Setidaknya hingga pemberlakuan PPKM Darurat berakhir,” ungkap Dewanti, Kamis (22/7/2021).

Sebelum melakukan penyaluran bantuan, pihaknya telah menginstruksikan kepada beberapa OPD di jajaran Pemkot Batu untuk melakukan pendataan terhadap warga terdampak. Seperti pendataan PKL oleh Diskoperindag dan pendataan pekerja sektor wisata oleh Disparta.

“Kami berharap PPKM Darurat tidak diperpanjang dan masyarakat bisa kembali beraktifitas. Namun semua harus saling mengingatkan dan menjaga agar masyarakat selalu menjaga prokes. Sehingga kesehatan tetap terjaga dan ekonomi kembali bergerak,” imbuh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Mashuri menambahkan bahwa penyaluran BST kepada berbagai elemen profesi terdampak PPKM Darurat mulai disalurkan pekan ini. Total 2.566 penerima BST berdasarkan data OPD terkait dan 759 penerima BST dari masyarakat di lima Kelurahan.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Batu, Ririk Mashuri menyampaikan bahwa BST bagi profesi terdampak PPKM Darurat pandemi Covid-19 di Kota Batu mulai disalurkan sejak pekan ini. Totalnya 2.566 penerima BST yang datanya didapat OPD terkait dan 759 penerima BST dari masyarakat di lima Kelurahan.

“Sementara untuk BST di 19 pemerintah desa juga telah disalurkan melalui anggaran Dana Desa. Sehingga Dinsos hanya mengcover mereka yang terdampak profesinya di wilayah Kelurahan dan yang belum mendapat melalui BLT DD,” ungkap Ririk Mashuri.

Pemkot Batu sendiri kedepan akan mengalokasikan Anggaran BLT dari Dana Desa sebesar Rp. 7,3 miliar untuk setahun yang diperuntukkan Keluarga Penerima Manfaat di 19 desa yang ada di Kota Batu. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...