Sabtu
19 September 2026 | 9 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

pdip jatim 260803 barongan kucingan 1

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya melestarikan budaya dan memperkuat pariwisata daerah.

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar mengupayakan Barongan Kucingan Blitaran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas daerah, pariwisata, dan perekonomian masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Blitar Rijanto saat menghadiri Pagelaran Barongan Kucingan dalam rangka Hari Jadi Blitar (HJB) ke-702 di Alun-Alun Lodoyo, Senin (3/8/2026).

Menurut Rijanto, pelestarian budaya lokal tidak hanya bertujuan menjaga tradisi, tetapi juga menjadi modal penting dalam membangun karakter daerah, mengembangkan sektor pariwisata, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pegiat budaya dan masyarakat yang telah menjaga Barongan Kucingan tetap hidup. Pagelaran ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi upaya melestarikan, memperkenalkan, dan menguatkan identitas budaya khas Blitaran,” ujarnya.

“Budaya adalah kekuatan yang harus terus kita rawat agar tidak kehilangan akar dan jati diri,” imbuhnya.

Rijanto menjelaskan, tema Hari Jadi Blitar ke-702, “Blitar Raharja, Blitar Kuncara”, mencerminkan semangat menjadikan kebudayaan sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

“Semangat ini harus menjadi motivasi untuk terus melestarikan budaya, mengembangkan pariwisata, memperkuat ekonomi rakyat, sekaligus menjaga persatuan. Dengan begitu, cita-cita mewujudkan Blitar yang raharja dan kuncara dapat tercapai melalui kekuatan budaya yang tumbuh dari masyarakat sendiri,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Blitar tengah mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran agar memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan tersebut berharap pengakuan itu dapat memperkuat perlindungan terhadap kesenian tradisional sekaligus meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya daerah.

“Barongan Kucingan adalah kekayaan budaya Blitar yang harus kita jaga bersama. Saya berharap kesenian ini semakin dikenal luas, terus berkembang, dan menjadi warisan yang membanggakan bagi generasi mendatang,” tutur Rijanto.

Pagelaran Barongan Kucingan yang mengusung tema “Cermin Budaya Blitar, Cita Rasa Bangsa Indonesia” tersebut menghadirkan satu Maestro Barongan Kucingan Blitaran, satu pelestari Barongan Kucingan Blitaran, serta 70 penari pembarong yang menampilkan atraksi kolosal sebagai simbol keberlanjutan tradisi lintas generasi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...