Jumat
28 Agustus 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemimpin Itu, Lahir dari Sebuah Proses Panjang

pdip-jatim-jokowi-mega-salam-metal

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bercerita tentang pencapresan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, sebut Hasto, saat itu menginginkan pemimpin yang lahir dari rakyat.

“Saya menjadi saksi ketika Bu Mega ambil keputusan Jokowi menjadi capres. Proses mencari pemimpin untuk rakyat tentu kontemplasi untuk Indonesia Raya itu penting,” kata Hasto di deklarasi relawan ‘Blusukan Jkw’ di Resto Batik Kuring, Jakarta Selatan, kemarin.

Mega, kata Hasto, saat itu sempat beberapa kali berdiskusi dengan Jokowi di Istana Batu Tulis. Hal itu untuk mendapatkan keputusan yang benar-benar matang tanpa intervensi.

“Ibu saat itu berulang kali berdiskusi dengan Jokowi di Istana Batu Tulis. Tempat Bung Karno diasingkan. Jadi saat itu Ibu mencari Jokowi karena pengalamannya. Kita betul-betul mencari pemimpin yang muncul dari bawah,” sebutnya.

Hasto menambahkan, Mega berprinsip seorang pemimpin lahir dari sebuah proses panjang. Tidak ada pemimpin yang begitu saja ‘dicomot’ dari atas.

Ia pun mencontohkan politisi PDI-P lainnya yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hasto mengatakan Ganjar juga pemimpin yang dikader oleh PDI-P dari bawah. Demikian pula dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Hasto mengatakan, putri Presiden Soekarno itu juga berproses dari bawah sebelum menjadi orang nomor satu di PDI-P dan menjadi Presiden kelima RI.

“Bu Mega pun berproses, 27 Juli menghadapi kepemimpinan otoriter,” ucap Hasto. “Pak Jokowi berproses dari bawah. Tidak ada jadi pemimpin karena kepemimpinan bapaknya atau ibunya itu enggak ada,” imbuhnyaa.

Akhirnya, Mega mengambil keputusan mengusung Jokowi di Pilpres 2014. Hal itu dinilai Hasto lantaran Jokowi bebas dari beban masa lalu dan memiliki pengalaman mumpuni.

“Dengan Pak Jokowi yang terlepas dadi beban sejarah masa lalu, maka diharapkan pengalamannya yang luas sebagai wali kota, sebagai gubernur, kemudian presiden, bisa betul-betul membawa perubahan membangun Indonesia Raya,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...