oleh

Peduli Kesehatan Ibu dan Balita, PDIP Kota Malang Gelar Penyuluhan

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, M Arief Wicaksono ST mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kesehatan kaum ibu, bayi, dan anak balita.

Kepedulian itu, di antaranya diwujudkan dengan digelarnya penyuluhan tentang kesehatan dan gizi ibu hamil dan balita.

Penyuluhan yang diikuti lebih dari 500 perempuan warga Kelurahan Buring dan Kedungkandang itu digelar pada Sabtu (24/12/2016). Selain penyuluhan, mereka mendapatkan paket makanan sehat dan sembako.

Menurut Arief, kegiatan ini  merupakan salah satu aksi peduli kepada kaum ibu dan bayi serta balita. Sebab, jelasnya, dari kaum ibu-lah lahir dan terbentuk generasi bangsa yang sehat dan cerdas.

“Balita harus mendapat penanganan kesehatan sejak usia dini karena mereka merupakan generasi bangsa,” kata Arief, kemarin

Politisi yang juga ketua DPRD Kota Malang ini menambahkan, aksi nyata PDI Perjuangan untuk masyarakat akan terus dilakukan. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk mengatasi persoalan masyarakat dan menyiapkan generasi bangsa yang semakin lebih baik.

“Komitmen perjuangan PDI Perjuangan yakni selalu bersama masyarakat. Artinya harus berjuang untuk mengatasi persoalan-persoalan masyarakat,” tambah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Drs Abd Hakim.

Acara yang digelar terkait peringatan Hari Ibu ke 88 itu dihadiri Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan, Dra Hj Sri Rahayu, serta Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Dra Sri Untari.

Pada kesempatan itu Sri Untari mengatakan, kesehatan kaum perempuan dan balita selalu menjadi prioritas dalam program-program perjuangan PDI Perjuangan. Sebab kaum perempuan menempati posisi strategis dalam pembangunan.

“Kaum perempuan  juga harus memahami bahwa mereka merupakan bagiam terpenting dalam perjuangan. Karena itulah kaum perempuan mendapat perhatian dan memiliki kesadaran dalam berbagai bidang, tentu salah satunya yakni pendidikan,” jelas perempuan yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur ini.

Sementara itu, Sri Rahayu mengatakan, rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ibu dilakukan diseluruh Indonesia. Salah satu bentuk kegiatannya yakni penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, ibu yang sedang memiliki bayi dan balita.

Kegiatan sosial ini untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan anak yang baru lahir. (goek/*)

rekening gotong royong