Senin
10 Agustus 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Prioritaskan Kualitas Kader dalam Penempatan Jabatan Strategis

pdip-jatim-hasto-210720

JAKARTA – PDI Perjuangan sebagai Partai kader yang memiliki akar kuat di tingkat grassroots dan Partai Massa, terus melakukan pendidikan dan kaderisasi politik. Ini sebagai syarat penempatan kader partai dari tingkat RT, RW, desa, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi, hingga di tingkat nasional dan bahkan internasional.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partai berkepentingan untuk melakukan rekrutmen anggota termasuk dari kalangan profesional dan tokoh masyarakat. Mereka yang direkrut partai kemudian mengikuti kaderisasi kepemimpinan secara berjenjang.

 “Demokrasi itu membuka ruang kontestasi melalui Pemilu. Partai yang menang Pemilu, di manapun tradisi demokrasi di seluruh dunia, maka Partai lalu menempatkan kader-kadernya pada jabatan strategis,” kata Hasto, Sesin (3/8/2020).

Karena itu, lanjut Hasto, ketika PDIP menginstruksikan kadernya ikut kontestasi di pengawas desa, atau dalam Program Keluarga Harapan (PKH), aktif dalam bela negara, dan aktif melibatkan diri dalam kepengurusan formal kemasyarakatan, itu merupakan bagian dari fungsi utama Partai dan bagian dari tradisi demokrasi yang dijalankan Partai.

Bagi PDI Perjuangan, jelas Hasto, yang penting ketaatan pada aturan main dan juga fairness. Untuk itu, menurutnya, PDIP telah berkirim surat agar kader partai secara aktif mencermati adanya peluang dari setiap jabatan strategis di setiap lapisan masyarakat dan pemerintahan.

“PDI Perjuangan bertanggung jawab atas kualitas kader yang ditempatkan. Partai memiliki aturan disiplin ketat, dan PDI Perjuangan bergerak secara terbuka,” terangnya.

Dia menambahkan, dengan adanya surat instruksi agar partai secara aktif berpartisipasi pada proses rekrutmen jabatan publik, maka Partai terbuka dan melakukan segala sesuatunya dengan dasar legalitas yang kuat, taat pada mekanisme, dan menghormati otoritas pengambil keputusan untuk tetap berdaulat.

“Dalam penempatan jabatan strategis sebagai komisaris misalnya, jumlah kader PDI Perjuangan paling sedikit dibanding Partai lain. Keputusan otoritas menteri kami terima, dan hal itu sebagai daya pemacu untuk terus tingkatkan kualitas kader,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...