Sabtu
05 September 2026 | 1 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Kota Kediri Ajak Gen Z Melek Politik Lewat “Ngobrol Bareng Anak Muda”

pdip jatim 260315 diskusi genz kediri

KEDIRI – Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar kegiatan Ngobrol Bareng Anak Muda bertajuk “Anak Muda Melek Politik”.

Acara yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ngadirejo, Sabtu (14/3/2026), dihadiri lebih dari 50 perwakilan pemuda dari berbagai kelurahan di wilayah Kecamatan Kota Kediri.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog bagi generasi muda, khususnya Gen Z, untuk lebih mengenal dunia politik. Tidak sekadar dipahami sebagai instrumen kekuasaan, politik juga diperkenalkan sebagai sarana berkarya, berjejaring, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, menegaskan bahwa agenda tersebut bertujuan mematahkan stigma bahwa politik adalah sesuatu yang kaku dan jauh dari anak muda. Menurutnya, politik justru berkaitan erat dengan kebersamaan dan relasi dalam organisasi.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, berjejaring, dan berkarya. Harapannya, generasi muda di Kota Kediri berani menyampaikan ide serta gagasan segar, lalu terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Yoga.

Senada dengan itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rayid, yang hadir sebagai pembicara, menyoroti pentingnya pembinaan bagi generasi muda. Ia menilai politik dan kebijakan publik memiliki kaitan erat dengan masa depan sektor ekonomi kreatif.

Menurut Yuzar, generasi muda perlu dibekali pengembangan keterampilan, baik soft skills maupun hard skills, yang tidak selalu diperoleh dari kurikulum formal.

Selain itu, ia juga menilai Gen Z membutuhkan ruang ekspresi serta arahan yang tepat agar potensi mereka dapat tersalurkan secara positif.

“Tantangan dunia kerja saat ini semakin kompetitif. Karena itu, anak muda perlu dibekali pelatihan soft skills dan hard skills untuk menunjang sektor industri kreatif. Mereka juga butuh diarahkan dan diberi panggung untuk berkembang,” jelas Yuzar.

Kegiatan yang digelar menjelang waktu berbuka puasa tersebut berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari isu kebijakan publik hingga langkah konkret yang dapat dilakukan anak muda untuk berkontribusi di lingkup lokal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...