
MALANG – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, Partainya menargetkan dapil Malang Raya mendapatkan tiga kursi DPR RI dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Sebelumnya, PDIP meraih dua kursi dari dapil V Jatim yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu ini.
Naiknya target ini setelah PDIP mencalonkan diva pop asal Kota Batu, Krisdayanti dalam pileg mendatang. Dua anggota DPR yang sebelumnya dari Malang Raya, yakni Ahmad Basarah dan Andreas Eddy Susetyo, juga maju lagi.
“Tambah apik bergotong-royong mendapatkan 3 kursi. Malang Raya ditarget naik menjadi 3 kursi,” kata Sri Untari, Selasa (7/8/2018).
Politisi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini menyebutkan, munculnya kader-kader terbaik PDIP di Malang Raya akan membawa suasana persaingan yang kompetitif.
Kemunculan Krisdayanti atau yang lainnya dinilai akan berdampak positif bagi perolehan kursi yang memang secara target dinaikkan oleh DPP PDIP.
Sementara itu, secara umum caleg-caleg dari PDIP sudah melalui proses seleksi. Setelah selesai pendaftaran dan ditetapkan oleh KPU, diharapkan mereka semua secepatnya untuk bekerja.
“Caleg-calegnya sudah siap, sudah terseleksi dengan baik, mereka tinggal bekerja dengan keras,” ujarnya.
Untuk DPRD Kota Malang, imbuh Untari, PDIP mempertahankan raihan 11 kursi. “Untuk DPRD Propinsi, target bawah 20 persen di angka 24 kursi, target atasnya 25 kursi,” paparnya.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Prabowo yang juga masuk dalam daftar bakal caleg DPR lewat PDIP sebelumnya mengatakan, sebelum resmi mendaftar menjadi caleg, dia telah dua kali menyampaikan pengunduran dirinya sebagai jubir kepresidenan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Sebenarnya beberapa bulan lalu saya ajukan pengunduran diri ke presiden. Saya ini kan bukan ASN, bukan PNS. Saya sampaikan 2 kali,” kata Johan, Minggu (5/8/2018).
Meski telah dua kali mengajukan pengunduran diri, Jokowi menyebut Johan tidak perlu mundur dari jabatannya sebagai juru bicara presiden. “Saya sampaikan dua kali dan beliau sampaikan tidak perlu mundur,” ucapnya
Nantinya, Johan hanya perlu cuti saat akan melakukan kampanye. “Kalau sementara ini nanti kalau kampanye, seperti disampaikan pak Seskab, pak Pramono Anung, saya izin cuti ke presiden,” terang mantan jubir KPK yang akan berlaga di dapil VII Jatim ini. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









