Senin
25 Mei 2026 | 9 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tak Ubah Pasangan Calon di Pilgub Jatim

pdip-jatim-rekom-untuk-gus-ipil-anas

JAKARTA — PDI Perjuangan tetap kukuh untuk mengusung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (Mas Anas) sebagai bakal calon wakil gubernur dalam Pilgub Jatim 2018.

Keputusan untuk mengusung Anas sebagai pendamping bakal calon gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini diambil dalam rapat pengurus DPP PDI Perjuangan di kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan untuk mengusung Mas Anas bersama Gus Ipul sudah diambil melalui berbagai pertimbangan yang matang.

“Kami tetap tidak akan mengubah pasangan calon yang ditetapkan,” tegas Hasto, seusai rapat.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan tidak akan goyah hanya karena saat ini tersebar foto mirip Azwar Anas yang beredar luas di media sosial.

Dalam foto tersebut, tampak ada sebotol minuman anggur dan Azwar sedang memangku paha seseorang.

“Partai ini ketika mengambil keputusan memperhatikan rekam jejak, memperhatikan berbagai aspek bagaimana secara kultural kami bekerja sama dengan keluarga besar Nahdliyyin,” jelas Hasto.

Pihaknya menduga foto tersebut merupakan sebuah rekayasa. Dia juga mempertanyakan kenapa foto tersebut muncul menjelang pendaftaran Pilgub Jatim pada 8 Januari mendatang.

Baca juga: Soal Gus Ipul-Anas, Hasto: PDI Perjuangan Konsisten Atas Keputusannya

Sebelumnya, Anas mengaku belakangan ini kerap menerima teror. Dia juga merasa ada upaya pembunuhan karakter terhadap dirinya beberapa hari menjelang masa pendaftaran Pilkada Jatim.

“Ada teror kepada saya dan keluarga saya serta ada upaya pembunuhan karakter kepada saya sebagai calon wakil gubernur Jatim,” ungkap Anas.

Menurut dia, perlakuan seperti itu sudah kerap diterima sejak periode kedua dirinya menjabat Bupati Banyuwangi.

“Bahkan, saya juga dikirimi macam-macam gambar di masa lalu untuk mencegah saya mengambil kebijakan-kebijakan tertentu. Tetapi, kan, saya tetap lanjutkan apa yang baik bagi orang banyak,” ujar Anas.

Perlakuan yang sama persis, tambah Anas, diterimanya ketika dia menerapkan sejumlah kebijakan, seperti pelarangan pasar modern dan memperjuangkan saham bagi rakyat di sektor pertambangan.

“Bahkan, saya dilaporkan melakukan kriminalisasi kebijakan karena kebijakan-kebijakan tersebut,” ucapnya.

Anas menganggap, semua itu adalah risiko dirinya sebagai pejabat publik yang sedang memperjuangkan nasib rakyat. Sebab, membangun daerah bukanlah hal yang mudah.

“Ada pihak yang memang memanfaat momentum Pilkada Jatim,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPD PDI Perjuangan Jatim Buka Pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember

DPD PDIP Jatim resmi membuka pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember dengan menyasar generasi muda dan ...
KABAR CABANG

Saifudin Zuhri Tegaskan Loyalitas Kader dalam Pelantikan PAC PDIP Kota Batu

Saifudin Zuhri menegaskan pentingnya loyalitas kader dan konsolidasi organisasi dalam pelantikan PAC PDIP Kota Batu ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Tegaskan Flyer ‘Pocong Jadi-Jadian’ Hoaks, Warga Diminta Tak Panik

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa menegaskan flyer teror “pocong jadi-jadian” yang beredar di media sosial adalah hoaks ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Gresik Sosialisasikan Perda No 5/2024, Usaha Besar Wajib Gandeng UMKM Lokal

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik terus mendorong penguatan pelaku usaha mikro, ...
KRONIK

DPD PDIP Jatim Apresiasi Langkah DPC Jember Rangkul Atlet Silat PO

DPD PDIP Jatim mengapresiasi langkah DPC Jember merangkul ratusan atlet silat PO sebagai strategi membangun basis ...
HEADLINE

Penempatan Gen Z di Posisi Penting Struktur PDI Perjuangan sebab Kehendak Zaman

KOTA PROBOLINGGO – Proses regenerasi kepengurusan di tubuh PDI Perjuangan berlangsung masif. Bahkan anak-anak muda ...