Kamis
12 Desember 2024 | 11 : 25

PDI Perjuangan Dalilkan TSM pada Pilkada Jatim dan Jateng

pdip-jatim-241212-Ronny-Talapessy

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional Ronny Talapessy mengatakan bahwa partainya mendalilkan dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) pada Pilkada Jawa Timur dan Jawa Tengah Tahun 2024.

“Kami dalilkan adalah TSM. Saya nanti sampaikan (dalam) sidang per sidang. Penting untuk diketahui oleh publik bahwa kami sudah resmi mendaftarkan dan kami terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi bahwa kami diterima dengan baik,” kata Ronny saat ditemui di Gedung I MK, Jakarta, Rabu (11/12/2024) malam.

Dilansir dari Antaranews, Ronny menjelaskan bahwa di Jawa Timur, pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta Gus Hans, mendapatkan hasil penghitungan suara nihil di sekitar 3.900 tempat pemungutan suara (TPS).

“Artinya apa? Artinya tidak ada yang memilih Bu Risma, sedangkan kami punya saksi dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, PDI Perjuangan juga menemukan jumlah surat suara yang tidak terpakai berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat provinsi Jawa Timur, berbeda dengan total surat suara yang tidak terpakai di tingkat kabupaten/kota

“Terjadi selisih kurang lebih, kalau di kabupaten/kota setelah kita jumlah ada 600 ribu, sedangkan di provinsi, surat suara yang tidak terpakai itu ada 1.200.000.
Kami melihat bahwa apa yang terjadi ini merupakan TSM,” ujarnya.

Sementara itu, PDI Perjuangan menduga ada keterlibatan aparat penegak hukum di Jawa Tengah. Ronny mengklaim bahwa pihaknya mendapat panggilan kepolisian dan kejaksaan, serta mendapati adanya pengerahan kepala desa di provinsi tersebut.

Diketahui bahwa PDI Perjuangan mengusung pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi pada Pilkada Jawa Tengah. Atas dasar dalil tersebut, PDI Perjuangan meminta kepada Mahkamah untuk membatalkan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang ditetapkan KPU Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Kami sangat berharap bahwa Mahkamah Konstitusi adalah tempat terakhir kami mendapatkan keadilan, di tengah yang terjadi bagaimana pilkada tahun ini sangat brutal maka kami bermohon kepada Mahkamah Konstitusi dalam hal ini, rakyat Jawa Timur maupun Jawa Tengah juga ingin agar proses demokrasi yang ada ini berjalan sesuai dengan apa yang kita cita-citakan pascareformasi,” katanya.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta mengajukan gugatan secara daring ke MK. Gugatan Risma-Gus Hans tercatat terdaftar pada Rabu (11/12/2024) pukul 22.34 WIB.

Sementara itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mendaftarkan gugatannya secara daring ke MK pada Rabu (11/12/2024) pukul 22.13 WIB. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cuaca Ekstrem, Bupati Fauzi Imbau Masyarakat Waspada

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, ...
KOLOM

Menjaga Ruh Demokrasi: Dari Keadilan Elektoral ke Keadilan Hakiki

SURABAYA – Demokrasi Indonesia sedang berada di titik kritis. Ketika keadilan yang sejatinya menjadi fondasi utama ...
PEMILU

PDI Perjuangan Dalilkan TSM pada Pilkada Jatim dan Jateng

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional Ronny Talapessy mengatakan bahwa ...
SEMENTARA ITU...

Tinjau Pengungsian dan Dapur Umum, Ning Ita Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir

MOJOKERTO – Calon walikota terpilih Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meninjau lokasi pengungsian dan dapur umum di ...
MILANGKORI

Jaga Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan, 3 Desa Dapat Adipura Desa dari Gus Ipin

TRENGGALEK – Sejumlah desa di Kabupaten Trenggalek terpilih untuk menerima penghargaan Adipura Desa dalam ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Tinjau Jembatan Klampisan yang Putus, Dorong Segera Ada Perbaikan 

NGAWI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, S.Sos meninjau jembatan penghubung dua desa yang ...