Pastikan Keselamatan Warga, Bupati Ipuk Terjunkan Nakes ke Lokasi Banjir

 70 pembaca

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan warga terdampak banjir yang terjadi di beberapa wilayah akibat intensitas hujan yang tinggi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, banjir terjadi di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Kota, pada Senin (28/11) petang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, gerak cepat dalam mengevakuasi warga merupakan hal utama yang menjadi perhatian pihaknya.

“Petugas BPBD dan Tagana telah melakukan evakuasi pada warga yang terdampak terutama di zona yang terdampak paling parah, ke lokasi yang aman. Karena jelas bahwa prinsip utama dan di atas segalanya adalah keselamatan warga, maka evakuasi ke tempat aman adalah yang pertama kami lakukan,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Selasa (29/11/2022).

Bupati Ipuk juga menjelaskan, di wilayah perkotaan banjir terjadi di lima kelurahan. Terdapat tiga kelurahan yang terdampak paling parah yakni di Kelurahan Panderejo, Tukang Kayu dan Kepatihan.

“Tenaga kesehatan juga telah dikerahkan untuk memeriksa kesehatan warga terdampak,” terang Bupati Ipuk.

Pemkab Banyuwangi, tambah politisi PDI Perjuangan itu, juga telah menyalurkan makanan kepada warga serta menyediakan lokasi pengungsian sementara di SDN Panderejo. Petugas juga sudah menyiapkan velbed di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, mengatakan banjir terjadi di wilayah perkotaan akibat intensitas hujan tinggi, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB, sehingga drainase di kawasan kota tidak mampu menampung debut air.

Guntur memastikan standar operasional prosedur (SOP) Dam sudah dilakukan. Hanya saja intensitas hujan yang sangat tinggi membuat drainase tak mampu menampung air.

“Seperti di tiga kelurahan, Kepatihan, Panderejo, dan Kampung Ujung karena air over topping di atas tangkis. Selain itu juga diakibatkan pendangkalan Sungai Kali Lo,” jelasnya. (set)