Minggu
19 April 2026 | 10 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Parkir Non-Tunai Dilaksanakan Serentak 1 Februari 2024, Baktiono: Jukir Akan Diuntungkan

pdip-jatim-230726-baktiono

SURABAYA – Penerapan parkir non-tunai di Kota Surabaya telah resmi diberlakukan secara serentak sejak Jumat 1 Februari 2024 dengan memulai ujicoba dan sosialisasi di wilayah kawasan Taman Bungkul dan Balai Kota Surabaya.

Penerapan parkir non-tunai tersebut dinilai dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini dianggap sangat sedikit dari sektor parkir di Kota Surabaya karena banyak terjadi kebocoran.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono, penerapan parkir non-tunai tersebut dimaksudkan untuk mengganti sistem parkir konvensional yang sudah tidak relevan. “Sistem parkir non-tunai kurang lebih sama sistemnya dengan prabayar dan real parking, di mana yang memberi tiket adalah pemilik kendaraan bukan jukir,” ujar Baktiono di Surabaya, Minggu (4/1/2024).

“Dengan cara ini pemkot bisa mendeteksi secara real time berapa banyak kendaraan yang parkir dengan cara mengetahui terlebih dahulu pemilik kendaraan membeli tiket parkir,” imbuhnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menegaskan, penerapan parkir non-tunai ini tidak akan merugikan jukir, justru jukir akan semakin diuntungkan dari segi pendapatan bahkan bisa meningkat sampai 100 persen.

“Sistem parkir non-tunai ini merupakan sistem target, sehingga jukir tidak perlu untuk mengeluarkan uang terlebih dahulu. Selanjutnya, jukir bisa mengambil fee di bank milik Pemkot Surabaya dengan membawa bukti berupa sobekan tiket dari pengguna parkir. Sistem ini akan menguntungkan jukir dan akan mencegah kebocoran PAD dari sektor parkir,” tegasnya.

Baktiono juga menegaskan, penerapan parkir non-tunai yang telah diberlakukan sejak 1 Februari 2024 itu telah melalui beberapa proses dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan pelatihan kepada koordinator serta jukir yang telah terdaftar.

“Penerapan parkir non-tunai ini tidak akan langsung diterapkan di seluruh kantong parkir di Kota Surabaya pada tanggal 1 Februari 2024 lalu, melainkan bertahap. Ya, kita terapkan dulu di tempat parkir yang kita anggap layak sebagai percontohan. Salah duanya di Taman Bungkul dan Balai Kota Surabaya,” tutupnya. (yolan/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...