Rabu
07 Oktober 2026 | 4 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Paguyuban Arek Jawa Timur Dukung Ahok-Djarot

pdip-jatim-arek-jatim-dukung-ahok-djarot

JAKARTA – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, mendapat dukungan dari Paguyuban Arek Jawa Timur (Pagar Jati).

Dukungan komunitas warga Jawa Timur di Jakarta itu disampaikan dalam acara istighosah dan silaturahim di GOR Senen, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2017).

“Terima kasih kepada Cak Macan dan keluarga besar Pagar Jati yang memberi dukungan kepada saya untuk memenangkan pertarungan dalam pilkada,” ujar Djarot, dalam acara tersebut.

Menurut Djarot, Jakarta adalah miniatur Indonesia yang harus diperkokoh persatuannya dalam keberagaman. Hal itu sesuai prinsip semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Mantan Wali Kota Blitar dua periode ini juga minta warga Jawa Timur di Jakarta turut menjaga suasana kondusif.

“Soalnya aku ngerti, wong Jatim nek wis ngamuk, yo angel (warga Jatim kalau ngamuk ya susah). Maka situasi harus kita bikin sejuk,” ujar Djarot.

Dalam acara itu, Ketua Pagar Jati Jaya Hambali juga memberikan hadiah berupa jaket kepada Djarot. Dia pun mengangkat Djarot sebagai pembina.

Djarot pun menyanggupi hal tersebut. Dia bersedia menjadi pembina Paguyuban Arek Jawa Timur. “Insya Allah saya akan jadi pembina Pagar Jati agar bersatu dan maju,” kata Djarot.

Pada kesempatan itu, Djarot mengatakan, komunitas warga Jawa Tengah dan Bali juga akan segera menemui dia dan memberi dukungan, menyusul komunitas warga dari daerah lain yang sudah lebih dulu memberi dukungan.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan, meski banyak isu miring yang menyerang Ahok, kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinannya masih tinggi.

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Ahok masih tinggi, yaitu di atas 70 persen,” kata Andreas usai menjadi narasumber acara GMNI di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (23/3/2017).

Meski masih tinggi, Andreas mengatakan, kemenangan Ahok-Djarot masih dihantui isu-isu yang berbau agama dan etnis yang tidak berkaitan dengan pemerintahan. Ia mengakui jika hal tersebut sangat mempengaruhi pilkada meski tak ada kaitannya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Gelar Temu Media, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Kritik Konstruktif

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar agenda temu media bersama insan pers. ...
EKSEKUTIF

Rumah Inspirasi Hadir di Pelosok Trenggalek, Mas Ipin Berharap Cetak Generasi Berkarakter

TRENGGALEK – Kehadiran Rumah Inspirasi Trenggalek PAUD Al Huda di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, diharapkan ...
KRONIK

Ditanya Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Puan: Kami Menghormati Proses yang Berjalan

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memilih tidak berspekulasi mengenai gugatan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD Jatim 2027 Diukur dari Dampak Nyata, Bukan Serapan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta keberhasilan APBD 2027 tidak diukur hanya dari tingginya ...
LEGISLATIF

Tok! DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dan UU Satu Data Indonesia

JAKARTA – DPR RI mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang dirancang memperkuat hak pekerja sekaligus menjaga ...