Jumat
19 Juni 2026 | 12 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pagi-pagi dapat Kabar Atap TK Ambrol, Mas Antok Pacu Motor ke Lokasi

IMG-20241025-WA0007_copy_634x423
Calon wakil bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko di Desa Ploso Kecamatan Kendal, Kamis (24/10/2024), memastikan keselamatan anak-anak TK yang ruangan kelasnya ambrol.

NGAWI – Jeda dari jadwal kampanye tidak membuat calon Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko berleha-leha. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi tersebut, memanfaatkan waktu untuk silaturahmi dan mendengar keluh kesah warganya.

Pria yang akrab disapa Mas Antok itu mendengar ada taman kanak-kanak (TK) di Kecamatan Kendal yang perlu sentuhan perbaikan. Kabar yang dia dapat, atap ruang kelas ambrol. Mendengar kabar itu, Mas Antok lantas bergegas menuju lokasi.

Bersama dengan tim, Mas Antok berangkat ke Kecamatan Kendal ketika pagi baru menjelang. Dengan naik sepeda motor, rombongan bergerak menuju TK R.A Perwinda di Dusun Ngamban, Desa Ploso, Kecamatan Kendal.

Sepanjang jalan menuju lokasi, Mas Antok juga menengok sejumlah pembangunan ruas jalan. Perjalanan itu juga menjadi ruang untuk test ride ruas jalan yang baru saja rampung diperbaiki.

Tiba di lokasi TK RA Perwinda Ngamban, Mas Antok disambut para guru. Anak-anak TK juga riang gembira menyambut Wakil Bupati Ngawi periode 2020-2024 tersebut. Mas Antok lantas melihat-lihat kondisi ruang yang atapnya ambrol.

Benar saja, Mas Antok menyaksikan sendiri adanya lubang menganga pada atap TK RA Perwinda. Menurutnya, kondisi atap yang kropos tersebut cukup berbahaya bagi anak-anak ketika belajar di sekolahan.

“Sekolah TK RA Perwinda ini perlu perbaikan di bagian atap. Kondisi ini tentu sangat membahayakan bagi anak-anak,” kata Mas Antok, Kamis (24/10/2024).

Calon Wakil Bupati Ngawi untuk Pilkada 2024 itu menjanjikan proses perbaikan segera. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar tempat belajar anak-anak di Ngamban segera dibenahi. Sehingga anak-anak bisa aman dan nyaman saat mengikuti pelajaran.

“Kedepan kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait, agar menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.

Selesai dari TK RA Perwinda, Mas Antok dan tim bergegas menuju lokasi kedua. Masih di desa yang sama, terdapat TK Darma Wanita Ploso II yang kondisinya nyaris sama. Tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.

Akibat kondisi sekolah yang tidak layak pakai, anak-anak TK Drama Wanita Ploso II juga harus mengungsi untuk kegiatan belajar mengajar. Untuk sementara waktu, anak-anak harus rela numpang ruang di Posyandu Desa Ploso.

“TK Darma Wanita Ploso II sudah dibangun sejak tahun 2007. Di tahun 2024, kondisi sekarang sudah tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Sudah waktunya untuk di renovasi,” kata Calon Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Kecamatan dan Kelurahan Kawal Sensus Ekonomi 2026

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak kecamatan dan kelurahan mengawal Sensus Ekonomi 2026 agar ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Cari Solusi Agar PPPK Tak Terdampak Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta Pemkab mengoptimalkan PAD untuk mengantisipasi dampak kebijakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Tekankan Sikap Objektif dan Proporsional

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Said Abdullah menegaskan bahwa posisi ...
LEGISLATIF

Kondisi Geopolitik Timur Tengah jadi Tantangan Penyelenggaraan Haji ke Depan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah perihal tantangan ...
LEGISLATIF

Selaraskan Aturan Pusat, DPRD dan DPMD Jombang Bakal Revisi Perda Pilkades

JOMBANG – Komisi A DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan ...
KRONIK

Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, di Kantor ...