oleh

PAC Ngawi Silaturahmi Lebaran Secara Virtual

-Milangkori-96 kali dibaca

NGAWI – Dua kali lebaran pada masa pandemi Covid-19, membuat kader-kader PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngawi terbiasa beradaptasi dalam menjalankan tradisi disesuaikan dengan kondisi. Ini seperti dilakukan Ketua PAC Ngawi, Subuh Nirwana pada musim lebaran kali ini.

“Silaturahmi tetap kita lakukan. Tapi sementara ini kita maksimalkan melalui media sosial saja. Tidak bertamu atau mengunjungi, namun esensi silaturahmi tetap ada,” ujarnya, Senin (17/5/2021).

Bahkan sebelum lebaran, tradisi membeli baju baru terutama untuk anak-anak pada umumnya, ia dan keluarga lebih memilih menunda untuk sementara waktu. Sebab pada pekan-pekan terakhir Ramadhan, toko pakaian kerap ramai pengungjung.

“Menghindari kerumunan seperti anjuran pemerintah,” ungkap Subur Nirwana.

Tradisi seputar lebaran lainnya yakni weweh atau istilah kekinian adalah hampers, saling berkirim makanan dengan kerabat dan tetangga.

Pada sebagian besar masyarakat Jawa, saling berbagi ketupat sayur atau opor juga dilakukan setelah lebaran hingga seminggu kemudian saat lebaran ketupat. Soal ini Subur Nirwana dan keluarga masih mempertahankan tradisi tersebut.

Ziarah di makam leluhur juga masih dilakukan oleh kader Banteng ini. Menurutnya, selain menjadi tradisi juga sebagai pengingat bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada yang Maha Kuasa.

“Sudah menjadi tradisi keluarga, setiap jelang lebaran pasti ziarah ke makam leluhur, sebagai pengingat juga,” katanya.

Dari berbagai tradisi di seputar lebaran itu tidak semua terlaksana seperti tahun-tahun sebelum masa pagebluk Corona. Subuh Nirwana pun berharap pandemi ini cepat berakhir hingga kehidupan keseharian bisa berjalan seperti semula. (mmf/hs).

Komentar