Minggu
01 November 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ony atau Antok Bacabup Ngawi, Kanang: Semua Bergantung DPP PDIP

pdip-jatim-antok-ony-tes
Dwi Rianto Jatmiko dan Ony Anwar Harsono saat mengikuti fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Kamis (19/9/2019).

NGAWI – Dua bakal calon bupati (bacabup) yang bakal maju dalam Pilkada Ngawi 2010, yakni Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko telah mengikuti tahapan fit and proper test di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Ony Anwar Harsono saat ini menjabat Wakil Bupati Ngawi, sedang Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPRD Ngawi periode 2019-2024.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Budi Sulistyono mengatakan untuk menentukan kandidat yang akan dipilih sebagai cabup harus melalui sejumlah tahapan, salah satunya uji kelayakan dan kepatutan.

“Kedua kandidat diuji bagaimana kesiapannya. Baik dari Mas Ony dan Mas Antok (sapaan Dwi Rianto Jatmiko),” kata Budi Sulistyono kepada wartawan, Jumat (20/9/2019).

Pihaknya memastikan nantinya hanya satu nama yang akan diusung sebagai cabup. Hal itu bergantung dari hasil proses penjaringan yang berujung rekomendasi dari DPP.

Kanang, sapaan akrab Budi Slistyono menambahkan, hasil rekomendasi dari DPP Perjuangan diperkirakan dapat diketahui awal tahun depan.

Menurut dia, saat ini masih terlalu awal untuk menentukan siapa cabup Ngawi dari PDI Perjuangan. Sebab, proses penjaringan-penyaringan baru tahapan paling awal.

Selain itu, masih ada kemungkinan muncul kandidat dari jalur penugasan partai. Kanang menjelaskan, jika mekanisme penugasan partai, maka bersifat mutlak, karena itu merupakan hak prerogratif ketua umum partai.

Jika ada kader yang ditunjuk menjadi cabup dari jalur penugasan, maka nama-nama yang ikut penjaringan otomatis gugur.

“Apakah nanti pakai sistem penjaringan atau model penugasan tergantung DPP. Yang penting saat ini kami beri kesempatan dulu untuk Mas Ony dan Mas Antok,” ujar politisi yang Bupati Ngawi ini.

Terkait bakal calon wakil bupati, Kanang mengaku akan meminta pertimbangan DPP untuk menentukan figur yang layak mendampingi Ony atau Antok. Hal itu, mengingat hingga penjaringan ditutup tidak ada yang mendaftar sebagai bakal cawabup.

“Kami akan meminta pertimbangan DPP. Apakah nanti ada nama baru atau keduanya dijadikan satu pasangan. Semua bergantung DPP,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...