Minggu
11 Oktober 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Obama Undang Jokowi ke Washington

pdip jatim - Jokowi-Obama

pdip jatim - Jokowi-ObamaBEIJING – Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Senin (10/11/2014). Keduanya melakukan pertemuan bilateral di sela-sela KTT APEC, membahas berbagai masalah, termasuk keamanan.

Presiden Obama menilai Indonesia sebagai model bagi negara-negara Muslim lainnya. Dalam kesempatan itu, Obama mengundang Presiden Jokowi untuk bertandang ke Washington, tahun depan.

Kedua presiden berada di Tiongkok untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara Ekonomi Asia Pasifik atau Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 10-11 November 2014.

Presiden Obama menilai, sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dan juga dengan penduduk Muslim terbesar, Indonesia memainkan peran luar biasa dalam mendorong kemajemukan dan menghormati perbedaan agama.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas setiap upayanya meredam aksi kekerasan,” kata Obama.

Presiden Obama juga menegaskan pentingnya bekerja sama dalam keamanan maritim, dengan mengatakan, “Itu sangat penting bagi kita untuk menjaga norma-norma internasional.”

Dapat Seiring

Sementara Presiden Jokowi mengatakan bahwa transisi demokrasi di Indonesia membuktikan bahwa Islam dan demokrasi dapat berjalan seiring.

“Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia dan sudah melaksanakan pemilihan presiden dengan pesta demokrasi dengan bagus, dan ini menunjukkan bahwa Islam dan demokrasi berjalan dengan baik,” kata Presiden.

Terkait isu ekstrimisme dan radikalime, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia akan terus berupaya mengurangi dan bahkan menghilangkan ekstrimisme dan radikalisme melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

Pada kesempatan itu Presiden yang didampingi oleh Menlu Retno LP Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Seskab Andi Widjajanto juga menggarisbawahi perlunya kedua negara meningkatkan kerja sama khususnya di bidang keamanan guna mewujudkan stabilitas keamanan yang lebih baik.

Sebelumnya Presiden Jokowi pagi harinya menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Selama berada di RRT, sejak Sabtu (8/11/2014) lalu, Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang di Balai Agung Rakyat. Dalam pertemuan itu kedua belah pihak menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan kedua negara di masa datang guna kesejahteraan kedua belah pihak. (*/ANT/ES)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Berharap Padepokan PSHT Karangan Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Persaudaraan

TRENGGALEK – Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berharap pembangunan Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate ...
EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...