Minggu
27 September 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Obama Undang Jokowi ke Washington

pdip jatim - Jokowi-Obama

pdip jatim - Jokowi-ObamaBEIJING – Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Senin (10/11/2014). Keduanya melakukan pertemuan bilateral di sela-sela KTT APEC, membahas berbagai masalah, termasuk keamanan.

Presiden Obama menilai Indonesia sebagai model bagi negara-negara Muslim lainnya. Dalam kesempatan itu, Obama mengundang Presiden Jokowi untuk bertandang ke Washington, tahun depan.

Kedua presiden berada di Tiongkok untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara Ekonomi Asia Pasifik atau Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 10-11 November 2014.

Presiden Obama menilai, sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dan juga dengan penduduk Muslim terbesar, Indonesia memainkan peran luar biasa dalam mendorong kemajemukan dan menghormati perbedaan agama.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas setiap upayanya meredam aksi kekerasan,” kata Obama.

Presiden Obama juga menegaskan pentingnya bekerja sama dalam keamanan maritim, dengan mengatakan, “Itu sangat penting bagi kita untuk menjaga norma-norma internasional.”

Dapat Seiring

Sementara Presiden Jokowi mengatakan bahwa transisi demokrasi di Indonesia membuktikan bahwa Islam dan demokrasi dapat berjalan seiring.

“Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia dan sudah melaksanakan pemilihan presiden dengan pesta demokrasi dengan bagus, dan ini menunjukkan bahwa Islam dan demokrasi berjalan dengan baik,” kata Presiden.

Terkait isu ekstrimisme dan radikalime, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia akan terus berupaya mengurangi dan bahkan menghilangkan ekstrimisme dan radikalisme melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

Pada kesempatan itu Presiden yang didampingi oleh Menlu Retno LP Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Seskab Andi Widjajanto juga menggarisbawahi perlunya kedua negara meningkatkan kerja sama khususnya di bidang keamanan guna mewujudkan stabilitas keamanan yang lebih baik.

Sebelumnya Presiden Jokowi pagi harinya menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Selama berada di RRT, sejak Sabtu (8/11/2014) lalu, Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang di Balai Agung Rakyat. Dalam pertemuan itu kedua belah pihak menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan kedua negara di masa datang guna kesejahteraan kedua belah pihak. (*/ANT/ES)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...