Senin
05 Oktober 2026 | 7 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Obama Undang Jokowi ke Washington

pdip jatim - Jokowi-Obama

pdip jatim - Jokowi-ObamaBEIJING – Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pertama kalinya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Senin (10/11/2014). Keduanya melakukan pertemuan bilateral di sela-sela KTT APEC, membahas berbagai masalah, termasuk keamanan.

Presiden Obama menilai Indonesia sebagai model bagi negara-negara Muslim lainnya. Dalam kesempatan itu, Obama mengundang Presiden Jokowi untuk bertandang ke Washington, tahun depan.

Kedua presiden berada di Tiongkok untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara Ekonomi Asia Pasifik atau Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 10-11 November 2014.

Presiden Obama menilai, sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dan juga dengan penduduk Muslim terbesar, Indonesia memainkan peran luar biasa dalam mendorong kemajemukan dan menghormati perbedaan agama.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas setiap upayanya meredam aksi kekerasan,” kata Obama.

Presiden Obama juga menegaskan pentingnya bekerja sama dalam keamanan maritim, dengan mengatakan, “Itu sangat penting bagi kita untuk menjaga norma-norma internasional.”

Dapat Seiring

Sementara Presiden Jokowi mengatakan bahwa transisi demokrasi di Indonesia membuktikan bahwa Islam dan demokrasi dapat berjalan seiring.

“Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia dan sudah melaksanakan pemilihan presiden dengan pesta demokrasi dengan bagus, dan ini menunjukkan bahwa Islam dan demokrasi berjalan dengan baik,” kata Presiden.

Terkait isu ekstrimisme dan radikalime, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia akan terus berupaya mengurangi dan bahkan menghilangkan ekstrimisme dan radikalisme melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

Pada kesempatan itu Presiden yang didampingi oleh Menlu Retno LP Marsudi, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel dan Seskab Andi Widjajanto juga menggarisbawahi perlunya kedua negara meningkatkan kerja sama khususnya di bidang keamanan guna mewujudkan stabilitas keamanan yang lebih baik.

Sebelumnya Presiden Jokowi pagi harinya menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Selama berada di RRT, sejak Sabtu (8/11/2014) lalu, Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang di Balai Agung Rakyat. Dalam pertemuan itu kedua belah pihak menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan kedua negara di masa datang guna kesejahteraan kedua belah pihak. (*/ANT/ES)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Suyati Menambah Pendapatan Keluarga dengan Beternak Ayam KUB

TUBAN — Riuh rendah suara ayam saling bersahutan dari area belakang sebuah rumah sederhana di Kecamatan Soko, ...
KABAR CABANG

Halaman Kantor PDI Perjuangan Jember Disulap Jadi Ruang Latihan Gandrung

JEMBER – Halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember berubah fungsi menjadi ruang latihan kesenian Gandrung. ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Ingatkan Investasi di Malang Raya Jangan Korbankan Lingkungan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko mengingatkan pemerintah agar geliat ...
LEGISLATIF

Kasus Dugaan Asusila Guru di Kangean, DPRD Jatim Desak Proses Hukum Transparan dan Cepat

SURABAYA – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Indriani Yulia Mariska mendesak kasus dugaan tindakan asusila yang ...
MILANGKORI

Blumbang Gedhe Blitar Disiapkan Jadi Destinasi Wisata, Penataan Dimulai 2027

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menyiapkan kawasan Blumbang Gedhe di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, menjadi ...
KABAR CABANG

Peduli Masyarakat Terdampak Kekeringan, PDI Perjuangan Sampang Distribusikan Air Bersih dan Gelar Salat Istisqa

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sampang turun langsung mendistribusikan air bersih kepada ...