Minggu
02 Agustus 2026 | 2 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

NU dan Muhammadiyah Lebih Banyak Memilih Jokowi-Ma’ruf

pdip-jatim-jokowi-maruf-jari1

JAKARTA – Pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’rufAmin lebih banyak dipilih ormas Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan pemilihberagama Islam yang tak berbasis ormas.

Itu hasil survei lembaga sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis Rabu (19/12/2018) kemarin.

“NU, Muhammadiyah, ormas lainnya, dan pemilih beragama Islam namun tidak tergabung dalam ormas manapun lebih banyak memilih Jokowi-Ma’ruf ,” kata peneliti LSI Adjie Alfaraby dalam jumpa pers di kantor LSI, Jakarta Timur.

Survei LSI yang dilaksanakan 5-12 Desember 2018 itu menunjukkan pemilih yang berbasis NU yang mendukung Jokowi-Ma’ruf naik menjadi 56,6 persen pada Desember 2018. Saat jajak pendapat LSI satu bulan sebelumnya, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 54 persen.

Hal serupa juga terjadi pada pemilih berbasis Muhammadiyah naik menjadi 42,2 persen dari 40,7 persen; ormas islam lainnya 43,8 persen dari 39,5 persen; dan pemilih beragama Islam yang tidak merasa bagian dari ormas manapun sebanyak 55 persen dari 52,8 persen.

“Mayoritas dari mereka memiliki sikap sendiri yang berbeda dengan suara ormas lainnya, seperti Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni 212 yang cenderung ke paslon Prabowo -Sandiaga,” papar Adjie.

Tak pelak, lanjut Adjie, saat ini elektabilitas Jokowi-Ma’ruf, yaitu sebesar 54,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi yaitu 30,6 persen. “Selisih kedua capres juga masih di atas dua digit, yaitu 20 persen,” tambah dia.

Adapun survei tersebut menggunakan 1.200 responden di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling dan margin of error sebesar 2,8 persen.

Sementara itu, Jaringan Kiai Santri Nasionalmendeklarasikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. DewanPenasihat JKSN, KH Asep Saifuddin Chalim, menyebut deklarasi ini juga untukmenyatukan NU struktural dan kultural dalam pemenangan Jokowi-Ma’ruf.

“Dimohon bahwa jamiyah Nahdlatul Ulama, harus bersatu antara NU struktural dan NU kultural, yang kemudian terlahirlah JKSN,” kata Asep di Istora Senayan, Jakarta, kemarin.

Asep mengatakan warga NU harus bergerak membawakan tanggung jawabnya, memenangkan pasangan petahana tersebut.

Dia menyebut jika ada orang NU tidak memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf maka bisa dikatakan telah menginjak kepala NU. Alasannya, Ma’ruf merupakan mantan Rais Aam Syuriah PBNU.

“Jika ada orang NU tidak memilih Ir Haji Joko Widodo, jangan salahkan ketika mereka akan dikatakan sungguh dia berarti menginjak kepalanya NU. Jangan salahkan itu,” ujar Asep.

Dia juga menyatakan kepada umat Islam di Indonesia, jika tidak memilih Jokowi-Ma’ruf, maka dia juga bisa dianggap telah menginjak kepala Islam. Dia menunjukkan pesannya itu juga kepada ulama-ulama Indonesia. “Kalau ada orang Muslim memilih presiden dan pilihannya bukan Insinyur Haji Joko Widodo, maka jangan salahkan kalau ada orang mengatakan dia telah menginjak kepalanya Islam. Karena KH Ma’ruf adalah kepalanya Islam. Beliau adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia,” lanjut Asep. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Muhamad Zaini Ajak Warga Kabupaten Pasuruan Jaga Persatuan Lewat Reses

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, menggelar agenda Reses Masa Persidangan ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se-Kecamatan Tanggunggunung Sukses, Teguhkan Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal ...
KRONIK

Kejhung Mulai Hilang dari Desa, DPRD Jember Dorong Revitalisasi Budaya Madura

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mendorong pelestarian seni kejhung sebagai bagian dari ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Siap Digelar, PDIP Jatim Perkuat Ekosistem Pembinaan Sepak Bola

PDIP Jawa Timur menargetkan Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan ...
LEGISLATIF

Zulham Kawal Temuan Kerusakan Stadion Kanjuruhan hingga Kementerian PU

MALANG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, memastikan akan mengawal temuan kerusakan ...
LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...