Sabtu
15 Agustus 2026 | 8 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong Perempuan Ponorogo Lebih Kreatif dan Berdaya

PDIP-Jatim-Novita-14122025

PONOROGO – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menghadiri workshop “Branding Subsektor Fesyen di Kabupaten Ponorogo” di Hotel Maesa Ponorogo, pada Sabtu (13/12/2025) sore.

Acara yang bekerjasama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini difokuskan untuk meningkatkan ekosistem ekonomi kreatif bidang fesyen di Bumi Reog. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang mayoritasnya adalah pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Novita menegaskan keinginannya agar para perempuan di Ponorogo menjadi berdaya, khususnya melalui inovasi-inovasi produk UMKM. Alasannya, selain untuk meningkatkan perekonomian, juga akan berdampak pada kesejahteraan keluarga.

“Saya punya harapan bagaimana perempuan di Ponorogo berdaya dan laki-lakinya juga punya kekuatan finansial lebih sehingga bisa menghidupi istri dan anak. Salah satu caranya kita datangkan Kemenkraf untuk bisa menghidupkan ekosistem kreatif yang ada di Ponorogo, dengan mentransferkan ilmu kreativitas kepada pelaku UMKM,” ujar Novita.

Selain itu, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, perempuan rentan terhadap ancaman kekerasan seksual. Karena itu, ia berharap para perempuan bisa memberdayakan dirinya sendiri dengan terlibat dalam ekosistem ekonomi kreatif tersebut.

“Maka saya ajak seluruh perempuan untuk masuk dalam ekosistem ekraf. Sehingga mereka bisa membebaskan dirinya dari ancaman kekerasan seksual dengan memberdayakan dirinya sendiri,” terangnya.

Ia juga mendorong para perempuan agar lebih meningkatkan inovasi dan kualitas produk-produk UMKM, seperti tas motif reog hingga baju batik Reog agar bisa naik kelas bahkan hingga internasional.

Apalagi, tambah dia, Ponorogo memiliki modal besar, yaitu Reog Ponorogo yang sudah diakui oleh UNESCO dan Kabupaten Ponorogo menjadi bagian dari Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN).

Dengan adanya modal tersebut, Ponorogo berpeluang dan berpotensi besar untuk mengembangkan produk lokal ke kancah dunia.

“Tidak hanya mengharumkan dan bermanfaat bagi kota Ponorogo secara keseluruhan, tetapi juga dirasakan manfaat ekonominya bagi seluruh masyarakat terpencil sekalipun,” terangnya.

Novita juga menekankan peran pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam hal ini. Ia mendorong pemda untuk lebih mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif.

“Masyarakat difokuskan sebagai produsen, pemerintah sebagai pemasarnya. Harus ada yang mengelola melalui marketplace baik domestik atau internasional. Saya rasa kalau masyarakat dan pemda saling konsisten, ekosistem ekonomi kreatif akan semakin hidup,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serapan Belanja Modal Jember Rendah, DPRD Minta Pemkab Buka Strategi

JEMBER – Realisasi belanja modal dalam APBD Kabupaten Jember 2026 baru mencapai 16,55 persen hingga semester ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...
KRONIK

Gesah Bareng Ambi Bupati: Cara Ipuk Cari Solusi Langsung Masalah Pangan

BANYUWANGI – Berbagai persoalan yang dihadapi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku perkebunan di Banyuwangi ...
KRONIK

Relief Gumuk Lumpang Rusak, DPRD Jember Minta Dugaan Perusakan Diusut

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta polisi mengusut dugaan perusakan Objek Diduga Cagar ...