Minggu
09 Agustus 2026 | 10 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini: Agar Punya Daya Saing, Industri Alas Kaki Harus Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintah

pdip jatim 251115 NH

TANGERANG — Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, minta pemerintah memberikan perhatian khusus untuk memperkuat industri alas kaki nasional. Hal itu dia sampaikan saat Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke PT. Panarub Industry di Tangerang, Jumat (14/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi industri padat karya sekaligus mendengar aspirasi soal tantangan dan peluang sektor tersebut.

Legislator Banteng perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu menyebut industri alas kaki memiliki potensi besar. Namun saat ini tengah tertekan akibat tarif ekspor 19% yang diberlakukan AS terhadap produk dari Indonesia.

Menurut Novita, tarif itu telah menurunkan pendapatan ekspor dan pemerintah harus segera menegosiasikan ulang. “Penetapan tarif 19% langsung memukul daya saing industri nasional,” tegasnya.

Dari sisi keberlanjutan, dia mengapresiasi bahwa 95% bahan baku industri alas kaki ini sudah ramah lingkungan dan dapat didaur ulang, sebuah capaian yang patut didukung dengan insentif pemerintah. Dia juga memuji industri padat karya yang tetap bertahan tanpa melakukan PHK di tengah tekanan ekonomi.

“Industri padat karya ini menyerap begitu banyak tenaga kerja. Pemerintah harus hadir memberi perhatian lebih dan insentif fiskal yang nyata,” ujar Novita.

Namun di tengah kemajuan, ancaman impor ilegal dan maraknya thrifting makin memukul industri dalam negeri. Dia minta pemerintah lebih memperketat pengawasan dan menegakkan standar SNI untuk menahan masuknya barang ilegal.

“Impor ilegal dan thrifting yang melanggar aturan itu merusak pasar. Pemerintah harus bertindak tegas sesuai aturan serta regulasi yang ada,” tegasnya.

Novita menambahkan, pemerintah harus fokus pada produk dalam negeri dan UMKM agar tidak membunuh industri lokal. Dia berharap agar pemerintah berkomitmen mendukung industri dalam negeri melalui kolaborasi-kolaborasi demi menjaga keberlanjutan industri, utamanya industri alas kaki sebagai salah satu motor tenaga kerja terbesar di Indonesia.

“Industri kuat, tenaga kerja terlindungi, bangsa kita berdaulat di pasar global. Itu yang harus kita jaga bersama,” tutupnya. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid: Perda Cagar Budaya Harus Jadi Pengunci Anggaran Pelestarian

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, menegaskan Raperda Pelestarian ...
KABAR CABANG

Musran PDIP Kota Blitar Tuntas, 189 Pengurus Ranting Dikukuhkan

BLITAR – PDI Perjuangan Kota Blitar menuntaskan Musyawarah Ranting (Musran) dengan mengukuhkan 189 pengurus ranting ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Rapat Pleno Tahap I Pembentukan PR dan PAR

BOJONEGORO– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I, Pembentukan Pengurus Ranting ...
SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...