Senin
26 Oktober 2026 | 6 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mulai Hari Ini, Eri Cahyadi Ngantor di Kelurahan

pdip-jatim-eri-cahyadi-200521-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mulai Kamis (20/5/2021) hari ini akan berkantor di kelurahan secara bergiliran, agar bisa mendengar masukan dari warga secara langsung.

“Insya Allah, kami akan mulai berkantor di kelurahan pada Kamis (20/5/2021). Sehari penuh,” kata Eri Cahyadi, Rabu (19/5/2021).

Surabaya memiliki 154 kelurahan. Rencananya, dalam sehari akan ada dua kelurahan yang menjadi kantor Wali Kota Eri secara bergiliran.

“Misalnya, pagi sampai siang di kelurahan mana. Siang sampai sore di kelurahan mana. Nanti akan diatur,” beber kader PDI Perjuangan ini.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menegaskan, sebagai pemimpin tak cukup untuk memimpin dari balik meja. Namun, harus mau turun untuk mendengar langsung aspirasi warganya.

“Saya tidak boleh hanya kerja di balik meja. Ada kalanya, saya perlu melihat langsung apa yang terjadi di lapangan,” tutur Cak Eri, sapaan akrabnya.

Selain itu, masyarakat akan bisa lebih dekat dan gampang bertemu dengan orang nomor 1 di Kota Pahlawan ini. Mereka juga bisa menyampaikan keluhan secara langsung kepada Eri.

“Setiap hari akan ada di kelurahan. Sebab, kami ingin mendengar keluhan dan keinginan masyarakat,” ujarnya.

Masukan dari masyarakat akan menjadi dasar baginya untuk membuat keputusan. Sehingga, keputusan bisa tepat sasaran.

“Sebab, kalau saya nggak dengar sendiri saya takut mengambil kebijakan. Khawatir salah,” tambah dia.

“Kebijakan yang kami ambil bersama DPRD, tanggung jawabnya kepada Gusti Allah. Ini panjang urusannya. Makanya, saya harus dengar (masukan) sendiri,” imbuhnya.

Selain soal program, masyarakat juga bisa mengadukan kinerja jajaran camat, lurah, hingga bawahannya. “Saya menyampaikan masyarakat yang ingin bertemu langsung, silakan. Baik mengeluhkan kinerja lurah, kinerja kecamatan, maupun yang lain, yang lambat, silakan,” katanya.

Apabila memang ada warga yang mengeluhkan kinerja para pejabat, pihaknya tidak menyiapkan punishment ke pejabat yang bersangkutan. Sebaliknya, ia akan mencarikan jalan keluar.

“Kami carikan solusi. Tak ada yang salah atau benar. Insya Allah, perbaikan untuk kita sendiri,” terang Eri.

Dia menekankan jajarannya untuk menjadi pelayan bagi masyarakat. Jabatan yang dipercayakan kepada bawahannya hanya untuk memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Karena buat saya hanya satu, ketika bisa bekerja untuk umat silakan menjadi seorang pemimpin. Apakah itu Kepala UPT, camat, atau lurah,” tuturnya.

“Namun, bagi yang tidak bisa bekerja dengan hati untuk umat, tidak bisa bekerja untuk kepentingan masyarakat, silakan tinggalkan (keinginan) untuk menjadi seorang pemimpin,” tandas Eri.

Menurutnya, bekerja dengan hati harus bisa memberikan solusi, karena pemimpin yang hadir itu adalah pemimpin yang solutif, pemimpin yang memberikan hatinya untuk masyarakat. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Armuji Ajak Anak Muda Surabaya Berani Kritik Pemerintah Tanpa Takut Intimidasi

SURABAYA – Anak muda Surabaya diminta tidak takut menyampaikan kritik terhadap kebijakan politik maupun ...
KRONIK

Erma Hadiri Syukuran Petik Padi, Serahkan Bantuan Kultivator pada Poktan Remaja Desa Bungur

TULUNGAGUNG – Anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menghadiri syukuran petik padi di Desa ...
KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...