Sabtu
22 Agustus 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Meski Bisa Usung Paslon Sendiri di Pilwali Surabaya, PDIP Buka Komunikasi dengan Parpol Lain

pdip-jatim-hasto-diapit-kusnadi-dan-untari

SURABAYA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, dalam Pilkada Surabaya 2020 mendatang, Partainya mampu mengusung pasangan calon sendiri.

Tapi pihaknya tidak menutup peluang untuk berkoalisi dengan partai lain karena semangat PDI Perjuangan adalah gotong-royong.

“PDI Perjuangan kan semangatnya gotong-royong. Kalau ada yang mau bersama dengan PDI Perjuangan, ya kami terbuka dengan senang hati,” kata Hasto, saat di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di Surabaya, kemarin.

Baca juga:

>Tiga Kepala Daerah Kader PDIP di Jatim Ini Layak jadi Menteri Jokowi

>Sekjen PDIP: Pemimpin Surabaya ke Depan Harus Senafas dengan Risma

Seperti diketahui, tahun depan Wali Kota Tri Rismaharini dan Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana mengakhiri jabatan pada tahun 2020. Meski hanya diusung PDI Perjuangan, pada Pilwali Surabaya 2015 pasangan Risma-Whisnu mampu memenangkan pilkada saat itu.

Senada dengan Hasto, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, dalam membangun Kota Surabaya ke depan, akan lebih baik jika dilakukan dengan gotong royong.

“Segala sesuatunya harus bergotong royong dalam membangun Kota Surabaya. Ada baiknya membangun bersama dengan partai lain untuk Surabaya yang lebih baik,” kata Kusnadi.

Dalam Pilkada Surabaya tahun depan, dengan bermodalkan 15 kursi di DPRD Surabaya, PDI Perjuangan telah memenuhi persyaratan minimal 20 persen kursi untuk mengusung calon sendiri.

Sampai saat ini, ungkap Kusnadi, belum ada parpol-parpol untuk berkomunikasi dengan PDIP dalam menghadapi Pilkada Surabaya.

“Meski PDI Perjuangan bisa mengusung calon sendiri, namun kami tak menutup komunikasi dengan parpol lain untuk mengusung calon bersama,” ujarnya.

Politisi yang juga Ketua DPRD Jawa Timur ini berharap partai politik lain di Surabaya tak menunggu bakal calon yang diusung PDI Perjuangan.

“Menurut saya kerja sama tak harus dibangun jelang akhir-akhir pendaftaran resmi di Pilwali Surabaya. Kerja sama harus dimulai saat ini,” tutur Kusnadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Pastikan Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT Tetap Meriah

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ...
OLAHRAGA

Manajer Banteng Jatim Minta VAR Dioptimalkan, Evaluasi Tanpa Persoalkan Hasil

SURABAYA – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Soekarno ...
OLAHRAGA

Gol 23 Detik Bawa Banteng Bali ke Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Gol cepat I Putu Kenzie Radhitya membawa Bali mengalahkan Banteng Jatim dengan kemenangan tipis 1-0 pada ...