Selasa
25 Agustus 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menuju Smart City, Ponorogo Gelar Bimtek Penyusunan Master Plan

PDIP-Jatim Bupati Sugiri 09062022

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu dari 50 kabupaten/kota yang menuju progam gerakan Smart City (kota cerdas) Kementerian Kominfo. Bimbingan teknis (bimtek) terkait penyusunan master plan Smart City ini dibuka langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, di Hall Hotel Maesa, Rabu (8/6/2022).

Bupati Sugiri mengatakan, sinergitas pimpinan OPD dan lintas sektoral sangat dibutuhkan demi terwujudnya Smart City. Ia pun juga menargetkan pada akhir tahun ini Kabupaten Ponorogo mampu menuju Smart City.

“Yang penting semangat teman-teman, terutama ASN, harus didorong. Saya menyemangati agar tidak berhenti di cita-cita, tapi betul-betul target harus tercapai,” ujar Bupati Sugiri.

Program Smart City juga sejalan dengan program Pemkab Ponorogo, yakni dana RT Rp 10 juta per tahun. Salah satu peruntukannya sebagai infrastruktur internet/wifi gratis di lingkungan RT yang akan mempercepat terbentuknya Smart City.

“Program RT untuk mengubah mindset dan mengubah percepatan kota termasuk bagaimana transformasi digital jadi lebih cepat,” jelas Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri.

Kang Giri juga berharap, hasil dari bimtek master plan Smart City dapat diimplementasikan dan mempermudah pelayanan masyarakat.

“Saya ingin teknologi itu bisa berinteraksi antara pemerintah dan masyarakat. Jadi, aplikasi itu bukan untuk banyak-banyakan, akan tetapi ditujukan untuk mempermudah pelayanan,” tuturnya.

Sementara itu, Prof. Marsudi Wahyu Kisworo dari Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional menjelaskan, Smart City adalah upaya untuk membangun kawasan agar maju dan modern dengan menggunakan teknologi digital. Dampaknya, taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

“Dasarnya menggunakan teknologi digital untuk memudahkan pelayanan. Nggak perlu ngantri, nggak ada pungli. Dampaknya ada peningkatan kesejahteraan warga,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan penerapan Smart City di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, pariwisata, kesehatan, hingga perekonomian.

“Bentuk implementasinya belum tentu aplikasi. Tapi prinsipnya menggunakan IT (teknologi),” jelas Marsudi.

Apalagi, Ponorogo mempunyai sejumlah potensi Smart City seperti kawasan Telaga Ngebel dan museum Reog yang akan berdiri di kawasan Kecamatan Sampung. Selain itu ada face-off (bedah wajah) Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Jenderal Sudirman.

“Ponorogo punya potensi untuk digali. Contohnya Telaga Ngebel digali (dimonetisasi) biar menghasilkan nilai ekonomi dengan teknologi,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...