Kamis
21 Mei 2026 | 2 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Anas Ajak IPNU Jadi Bagian Penting Pembangunan Indonesia dan Dunia

PDIP-Jatim-Menteri-Anas-02022023

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, mengajak Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk menjadi bagian penting dari perubahan dan pembangunan Indonesia dan dunia. Salah satunya melalui Sembilan Bintang Penjuru Kader Nahdlatul Ulama (NU).

“Sembilan Bintang Penjuru Kader NU ini kalau kita kuasai, insya Allah IPNU ke depan akan terus bisa bertahan dengan baik dan IPNU akan menjadi bagian penting dari perubahan dan pembangunan di Indonesia dan juga di dunia,” ujar Menteri Anas saat orasi ilmiah di acara pelantikan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pusat Periode 2022-2025 di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan yang dimaksud dengan sembilan bintang penjuru. Pertama, penguasaan dunia digital. Disampaikan, digitalisasi menjadi salah satu dari fokus reformasi birokrasi tematik pada bidang pemerintahan yang sedang diakselerasikan.

Kedua, kemampuan teknokrasi dan kebijakan publik. Menurutnya, NU sebagai salah satu organisasi keagamaan yang telah memberikan kontribusi besar pada pembangunan bangsa Indonesia.

“Teman-teman NU sudah mulai masuk ke sektor itu dan dampaknya sudah mulai dirasakan dan IPNU sudah mulai harus masuk ke tempat ini,” jelas mantan Bupati Banyuwangi itu.

Selanjutnya, ketiga, pemahaman ilmu agama. Menteri Anas meminta IPNU, IPPNU, dan NU terus memperkuat ilmu agama dengan pemahaman-pemahaman yang kontekstual dengan berbagai bidang yang tumbuh.

Kelimat, semangat kemandirian ekonomi, dan menjadi warga dunia, serta berakar pada tradisi nusantara. Berikutnya adalah duta moderasi beragama, aktivis sosial pendidikan, dan penguasaan sains dan teknologi.

“Kampanye-kampanye moderasi beragama yang dibangun, dan disampaikan secara lantang oleh almarhum K.H. Abdurrahman Wahid perlu terus kita lakukan, terutama oleh IPNU,” tegasnya.

Selain itu Mantan Bupati Banyuwangi tersebut juga mengajak IPNU dan IPPNU untuk perangi radikalisme, serta berpikir out of the box. Disampaikan, inovasi yang dinilai penting adalah inovasi yang berdampak dan memiliki hasil dan bermanfaat untuk sesama.

“Ada banyak inovasi. Tentu ini menjadi jalan terpendek. Maka, jika memakai cara biasa dan normatif, kita bisa lama untuk mencapai tujuan. Maka diperlukan inovasi, berpikir out of the box untuk meringkas jalur,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ini, Poin-Poin Pendapat Akhir Fraksi PDIP DPRD Tulungagung terhadap 5 Raperda

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyampaikan pendapat akhir terhadap 5 (lima) ...
KRONIK

Sengketa Lahan Warga Parsanga, H. Zainal Dorong Penyelesaian secara Dialog dan Aturan Hukum

SUMENEP – Sejumlah warga Desa Parsanga, Kabupaten Sumenep, mengadukan dugaan sengketa lahan terkait rencana ...
KRONIK

Kader Muda PDI Perjuangan Pacitan Diminta Aktif Bangun Konten Politik Kreatif

Deni Wicaksono mendorong kader muda PDIP Pacitan aktif memanfaatkan media sosial untuk kritik program pemerintah ...
SEMENTARA ITU...

Jamaah Termuda dan Tertua Satu Bus, Mas Dhito Pesan Saling Menjaga

Pemkab Kediri memberangkatkan 1.213 calon jamaah haji. Jamaah muda diminta membantu lansia selama di Tanah Suci. ...
EKSEKUTIF

Orang Tua di Gresik Diminta Kurangi Kebiasaan Main HP di Depan Anak

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada para orang tua soal penggunaan gadget yang dapat ...
KABAR CABANG

Heru Minta PAC Jaga Kekompakan dan Kedekatan dengan Rakyat Pacitan 

DPD PDI Perjuangan Jatim melantik 12 PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan periode 2026–2031. Heru Setyanto menyebut ...