Menang Pemilu, Kader PDIP Surabaya Syukuran di Kantor DPC

 17 pembaca

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bersyukur karena PDIP berhasil mempertahankan kemenangan di wilayah Kota Pahlawan pada Pemilu 2019.

Bagi PDIP, sebut Whisnu, kemenangan kali ini merupakan sejarah, karena berhasil mempertahankan jumlah kursi di DPRD Surabaya.

“Ini sejarah, karena partai kita bisa memenangkan Pemilu dengan tidak mengurangi kursi di DPRD Surabaya, sekaligus memenangkan pasangan Jokowi-Maruf,” kata Whisnu, kemarin

Diketahui, PDI Perjuangan mendapatkan 418.872 suara untuk DPRD Kota Surabaya, yang ini merupakan total dari semua daerah pemilihan di Surabaya. Hasil itu meningkat dari capaian Pemilu 2014, yakni 356.208 suara.

“Artinya, basis elektoral PDI Perjuangan semakin bertambah di Pemilu 2019. Dan untuk perolehan kursi, PDI Perjuangan berhasil mempertahankan 15 kursi di DPRD Kota Surabaya, mengantar 3 kursi DPRD Jawa Timur, dan 3 kursi untuk DPR RI,” ujarnya.

Sebagai wujud syukur atas kemenangan di Surabaya, pihaknya menggelar acara syukuran kemenangan dan buka puasa bersama ratusan kader di Kantor DPC PDIP Surabaya, Jalan Kapuas, Surabaya pada Kamis (30/5/2019) .

Menurutnya, tasyakuran sengaja digelar di kantor DPC, karena tempat ini menjadi pusat untuk memperjuangkan kemenangan Pileg dan Pilpres di Pemilu 2019.

“Tempat ini merupakan tempat perjuangan, maka kita gelar kemenangan juga di kantor ini. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada seluruh kader dan simpatisan yang telah memenangkan PDIP di Kota Surabaya,” ujarnya.

Terkait peringatan HUT ke-726 Kota Surabaya yang jatuh pada 31 Mei 2019, Whisnu pun menekankan pentingnya menjaga soliditas warga.

Dia merasa bersyukur dengan adanya soliditas warga Surabaya dalam menjaga persatuan sampai saat ini, sehingga pembangunan di Surabaya bisa berjalan dengan lancar.

Menurut dia, karakter warga Surabaya yang selama ini dikenal suka blak-blakan atau apa adanya itu yang menjauhkan dari perpecahan di antara anak bangsa.

Bahkan, lanjut dia, suasana memanas yang terjadi di Jakarta pasca-Pemilu 2019 tidak berpengaruh di Surabaya. “Apa yang sudah baik di Surabaya ini harus dijaga dan ditingkatkan lagi,” katanya.

Whisnu menambahkan masih banyak pembangunan di Surabaya yang belum terselesaikan yang perlu mendapat perhatian bersama. “Maka perlu adanya suasana kondusif agar pembangunan di Surabaya bisa berjalan dengan baik,” tuturnya. (goek)