oleh

Megawati: Kyai Hasyim Ciptakan Suasana Damai di tengah Perbedaan

-Berita Terkini, Kronik-18 kali dibaca

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Kyai Haji Hasyim Muzadi.

Presiden ke-5 RI ini mengatakan, almarhum merupakan sosok yang mampu menciptakan suasana damai di tengah berbagai perbedaan.

Selain dikenal pandanganya yang  moderat, toleran dan penuh welas asih, sebut Megawati, Kyai Hasyim juga mampu menjadikan dirinya sebagai jembatan persaudaraan umat beriman.

“Berbagai tokoh agama dan kepercayaan merasakan  kebijaksanaan beliau,” ujar Megawati sebagaimana, Kamis (16/3/2017).

Megawati menambahkan, Kyai Hasyim adalah sosok sahabat sejati dan mereka bersama menjadi mitra berjuang pada saat Pilpres 2004. Mereka terus menjaga persahabatan dan sering menghadiri acara yang digagas KH Hasyim.

“Bahkan ketika saya diminta oleh PM Thailand, Thaksin, agar membantu menyelesaikan ketegangan di Thailand Selatan akibat masalah agama, saya meminta bantuan KH Hasyim Muzadi bersama Bapak Hasan Wirayuda untuk membentuk International Conference of Islamic Scholars (ICIS),” ujar Megawati.

Menurutnya, terbukti kemudian ICIS mampu menjadi wahana  untuk mewujudkan dialog yang konprehensif guna memerkuat wajah Islam yang moderat, toleran dan penuh dengan semangat perdamaian.

“Selamat jalan Kyai Hasyim Muzadi. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan semoga khusnul khotimah.  Amin,” ucap Megawati.

KH Hasyim Muzadi tutup usia, Kamis (16/3/2017) sekitar pukul 06.15 WIB. Hasyim meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Malang, akibat sakit yang dideritanya.

KH Hasyim Muzadi pun sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang selama 10 hari.

Kemudian pada Sabtu (11/3/2017) kemarin, Hasyim Muzadi kembali dilarikan ke Rumah Sakit Lavalette. Lalu pada Senin (13/3/2017) ia pulang ke kediamannya.

 

Berikut profil dan perjalanan karier KH Hasyim Muzadi:

 

Nama Lengkap: Hasyim Muzadi

Tempat, Tanggal Lahir: Tuban, Jawa Timur, 8 Agustus 1943

Agama: Islam

Jabatan: Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (2 Desember 2004-2009)

Alamat:

– PBNU Jl. Kramat Raya No. 168 Jakarta Pusat, Telp. (021) 3914013, 3914014, Faks. (021) 3914013

– Pondok Pesantren (Mahasiswa) Al Hikam, Jl. Cengger Ayam No. 25, Malang, Jawa Timur

 

PENDIDIKAN:

 

Umum:

–     Madrasah Ibtidaiyah Bangilan, Tuban

–     SMP, Tuban

–     Kuliyatul Muallimin Islamiyah (KMI) di Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo

–     Kuliyatul Muallimin Islamiyah (KMI) di Pesantren Al-Anwar, Lasem, Rembang

–     Pesantren Al-Fadholi, Senori, Tuban

–     Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, Malang

 

PERJALANAN KARIER:

 

Pekerjaan:

–     Pendiri Pesantren Al-Hikam, Malang

–     Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Malang

Legislatif :

–     DPRD Kab/Kota dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ( 1972 – 1982 )

–     DPRD Provinsi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ( 1986 – 1987 )

 

KEGIATAN LAIN:

–     Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Malang ( 1966 – 1969 )

–     Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Malang ( 1969 – 1973 )

–     Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Jawa Timur ( 1986 – 1989 )

–     Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor ( 1987 – 1991 )

–     Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Jawa Timur Nahdlatul Ulama ( 1997 – 2002 )

–     Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( 1999 – 2004 )

 

KELUARGA :

–     Mutamminah (isteri)

–     Anak: 6 orang (3 putri, 3 putra)

 

Sumber: kompas