Jumat
12 Juni 2026 | 9 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Jangan Pilih Calon yang Pindah Partai Hanya Demi Kekuasaan

pdip-jatim-mega-puti-madiun

MADIUN – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kadernya tidak memilih calon kepala daerah yang pindah-pindah partai hanya karena tergiur kekuasaan yang lebih tinggi.

“Ada di Jatim, kepala daerah yang pindah partai demi kekuasaan. Dia tinggalkan kandang banteng demi kekuasaan. Ingat, yang pindah partai jangan dipilih lho..” kata Megawati saat menjadi juru kampanye akbar pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (21/6/2018).

Padahal kata Megawati, kepala daerah tersebut sudah menjadi pemimpin di daerahnya, namun rela meninggalkan rakyatnya karena ingin membidik kekuasaan yang lebih tinggi. “Padahal kalau sudah banteng, maka seumur hidup dia akan tetap menjadi banteng,” tegas Megawati.

Megawati juga mengintruksikan kepada seluruh warga PDIP dari tingkat DPD hingga anak ranting, agar menyiapkan diri untuk memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno di Pilkada Jatim. “Kalau sampai kalah, saya pecat semua pengurus PDIP,” tegasnya.

Di Pilkada Jatim kata dia, PDIP bergandengan tangan dengan kelompok Nahdliyin untuk merajut nilai-nilai kebangsaan yang pernah dilakukan oleh pendiri bangsa.

“Orang menyebut koalisi merah hijau seperti semangka. Tapi saya maunya semangka yang luarnya merah dalamnya hijau,” jelas Megawati sambil berkelakar.

“Hijaunya PKB dan merahnya PDIP insyaallah akan membawa kemakmuran untuk masyarakat Jawa Timur,” kata Cak Imin.

Karena itu, dia menyebut, memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sama saja dengan jihad untuk memakmurkan masyarakat Jatim. “Karena itu mari luruskan niat, semoga setiap tetes keringat kita memenangkan Gus Ipul – Puti dicatat sebagai pahala,” terangnya.

Cak Imin menilai, pasangan Gus Ipul – Puti adalah pasangan yang sangat ideal. Gus Ipul sebagai representasi warga Nahdliyin dan Puti Soekarno sebagai representasi kelompok nasionalis.

“Fakta sejarah tidak bisa diingkari, bahwa Indonesia dibela dan dibangun oleh kelompok agama dan nasionalis,” jelasnya.

Kampanye terbuka yang dihadiri ratusan ribu massa itu adalah kampanye terbuka terakhir pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sebelum hari pemungutan suara pada 27 Juni mendatang.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...