Jumat
17 April 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Jangan Pilih Calon yang Pindah Partai Hanya Demi Kekuasaan

pdip-jatim-mega-puti-madiun

MADIUN – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kadernya tidak memilih calon kepala daerah yang pindah-pindah partai hanya karena tergiur kekuasaan yang lebih tinggi.

“Ada di Jatim, kepala daerah yang pindah partai demi kekuasaan. Dia tinggalkan kandang banteng demi kekuasaan. Ingat, yang pindah partai jangan dipilih lho..” kata Megawati saat menjadi juru kampanye akbar pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (21/6/2018).

Padahal kata Megawati, kepala daerah tersebut sudah menjadi pemimpin di daerahnya, namun rela meninggalkan rakyatnya karena ingin membidik kekuasaan yang lebih tinggi. “Padahal kalau sudah banteng, maka seumur hidup dia akan tetap menjadi banteng,” tegas Megawati.

Megawati juga mengintruksikan kepada seluruh warga PDIP dari tingkat DPD hingga anak ranting, agar menyiapkan diri untuk memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno di Pilkada Jatim. “Kalau sampai kalah, saya pecat semua pengurus PDIP,” tegasnya.

Di Pilkada Jatim kata dia, PDIP bergandengan tangan dengan kelompok Nahdliyin untuk merajut nilai-nilai kebangsaan yang pernah dilakukan oleh pendiri bangsa.

“Orang menyebut koalisi merah hijau seperti semangka. Tapi saya maunya semangka yang luarnya merah dalamnya hijau,” jelas Megawati sambil berkelakar.

“Hijaunya PKB dan merahnya PDIP insyaallah akan membawa kemakmuran untuk masyarakat Jawa Timur,” kata Cak Imin.

Karena itu, dia menyebut, memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sama saja dengan jihad untuk memakmurkan masyarakat Jatim. “Karena itu mari luruskan niat, semoga setiap tetes keringat kita memenangkan Gus Ipul – Puti dicatat sebagai pahala,” terangnya.

Cak Imin menilai, pasangan Gus Ipul – Puti adalah pasangan yang sangat ideal. Gus Ipul sebagai representasi warga Nahdliyin dan Puti Soekarno sebagai representasi kelompok nasionalis.

“Fakta sejarah tidak bisa diingkari, bahwa Indonesia dibela dan dibangun oleh kelompok agama dan nasionalis,” jelasnya.

Kampanye terbuka yang dihadiri ratusan ribu massa itu adalah kampanye terbuka terakhir pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sebelum hari pemungutan suara pada 27 Juni mendatang.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...