Sabtu
26 September 2026 | 4 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Bangga, Indonesia Terdepan dalam Kerja Gotong Royong

pdip-jatim-megawati-tempo

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan seluruh keluarga besar partai mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila yang dirayakan setiap 1 Juni.

Megawati mengatakan bahwa perayaan 1 Juni untuk mengingat kembali momen ketika Ir Soekarno mengucapkan pidato di hadapan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Awalnya, guna menjawab pertanyaan Radjiman Wedyodiningrat tentang filsafat, pandangan hidup, dan jiwa bangsa Indonesia merdeka. “Jawabannya adalah Pancasila,” kata Megawati, seperti disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Senin (1/6/2020).

Baca: Lawan Covid-19, Puan: Indonesia Butuh Gotong Royong Berskala Besar

Optimisme PDIP pada jalan Pancasila tersebut ditegaskan oleh Megawati. Presiden ke-5 RI itu merasa bangga di tengah kesulitan hidup akibat pandemi Covid-19, Indonesia diakui dunia sebagai nomor satu dalam kerja gotong royong.

“Ini modal kita untuk percaya diri dan hadir sebagai bangsa yang berdaulat, berdikari dan bangga dengan kebudayaan kita sendiri,” tuturnya.

Sementara Hasto mengajak masyarakat merayakan 1 Juni dengan mengingat peristiwa 60 tahun lalu di markas PBB di New York. Saat itu, Pancasila pernah ditawarkan untuk menjadi ideologi bangsa-bangsa lain di dunia oleh Proklamator RI Soekarno.

Baca juga: Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi: Kita adalah Bangsa Pemenang

“Pernah ditawarkan sebagai ideologi dunia oleh Bung Karno dalam Pidato di PBB pada tanggal 30 September 1960. Pidatonya berjudul To Build The World A New. Pembumian Pancasila untuk dunia adalah perjuangan menciptakan perdamaian dunia, dimana kemerdekaan adalah hak segala bangsa,” ungkap Hasto.

Pancasila sebagai ideologi dunia memang berbeda dan bahkan bertentangan dengan ideologi lainnya. Hasto menyatakan Pancasila berbeda dengan kapitalisme-liberalisme atau marxisme-leninisme yang menjadi dasar komunisme.

Bagi Soekarno dan para pendiri bangsa, baik kapitalisme-liberalisme, maupun marxisme-leninisme, sama-sama mengandung benih-benih imperialisme kolonialisme. Sementara Pancasila bercita-cita membangun persaudaraan dunia.

Hasto mengatakan, Bung Karno dan Indonesia membuktikan itu dengan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Konferensi itu mampu memberi inspirasi bagi kemerdekaan di lebih dari 28 negara.

Saat ini, kata dia, bukan hanya kapitalisme-liberalisme, marxisme-leninisme yang coba dimunculkan sebagai ideologi, tapi berbagai bentuk radikalisme.

“Itu tidak sesuai dengan Pancasila. Sebab Indonesia adalah negara kebangsaan yang berdiri kokoh di atas semua paham individu atau golongan. Radikalisme didasarkan ideologi yang tidak sesuai dengan sila ketuhanan dan antikemanusiaan,” sebutnya.

Pihaknya menyadari sepenuhnya bahwa ada saja pihak yang mempertanyakan Pancasila dengan tantangan kekinian. Namun PDIP percaya, bahwa dengan caranya sendiri, para pemuda Indonesia memahami api Pancasila yang membawa semangat pembebasan.

Dalam tantangan kekinian, tambah Hasto, membumikan Pancasila difokuskan pada upaya mewujudkan keadilan sosial. “Keadilan yang harus diperjuangkan secara progresif, dan penuh dengan nilai kemanusiaan yang menolak segala bentuk penindasan,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...