Senin
31 Agustus 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mega Bersyukur, Rakyat Kembali Percayai PDI Perjuangan

pdip-jatim-mega-buka-rakernas-2016

pdip-jatim-mega-buka-rakernas-2016JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bersyukur dengan mulai kembali kepercayaan rakyat kepada PDI Perjuangan. Kembalinya kepercayaan rakyat itu terlihat, saat PDIP menang di Pemilu Legislatif 2014, dan menjadi pemenang dalam penyelenggaraan pilkada serentak di 2015.

Dalam kontestasi tersebut, PDI Perjuangan memenangi mayoritas penyelenggaraan pilkada yang digelar serentak di 269 daerah.

“Alhamdulillah rakyat kembali percaya terhadap PDI Perjuangan. Kita menang di mayoritas Pilkada yang diadakan serentak untuk pertama kalinya di tahun 2015,” kata Megawati saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Hall D Jakarta International Expo Kemayoran, Minggu (10/1/2015).

Menurut Presiden RI kelima itu, kemenangan PDI Perjuangan di pilkada serentak merupakan modal politik awal untuk menghadapi kontestasi lain. Pilkada serentak akan kembali digelar pada 2017.

Foto-foto Rakernas I, klik: Di Sini

Meski begitu, ia mengingatkan, jika kemenangan tersebut juga memberikan konsekuensi logis dan tanggung jawab besar bagi para kepala daerah terpilih untuk mewujudkan janji kampanye mereka kepada masyarakat.

“Tanggung jawab untuk terus memastikan, mengarahkan, mengawal dan mengamankan kebijakan-kebijakan politik pemerintahan nasional, agar tetap berpijak pada nilai-nilai ideologi dan konstitusi negara,” ujar Megawati.

Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan, juga dihadiri Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla, jajaran menteri, pimpinan DPR dan lembaga tinggi negara lainnya. Penyelenggaraan Rakernas ini merupakan rangkaian dari HUT PDI Perjuangan ke-43.

Dalam pidatonya, Megawati menceritakan bagaimana pentingnya arti Marhaenisme bagi perjuangan partai. Marhaenisme, sebut dia, merupakan sebuah teori politik yang dilahirkan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir Soekarno.

“Saya teringat, bagaimana Bung Karno menceritakan perjumpaannya dengan seorang petani miskin di Bandung Selatan, Jawa Barat,” ujar Megawati.

Dalam pertemuan tersebut, kata Mega, terjadi sebuah dialog yang melahirkan pemikiran politik Marhaenisme. Awalnya, Soekarno bertanya mengenai kondisi kehidupan petani tersebut.

“Engkau kaya atau miskin?” kata Megawati menirukan Soekarno. “Abdi miskin (saya miskin)” jawab petani tersebut.

Setelah itu, Soekarno bertanya mengenai status tanah yang digarap petani itu. Begitu pula peralatan yang digunakan dirinya untuk mengolahnya. Petani itu hanya menjawab jika tanah dan alat-alat yang digunakan adalah miliknya.

“Terakhir Bung Karno bertanya, ‘Namamu siapa?’, ‘Marhaen’,” kata Mega.

Menurut mantan Presiden RI kelima itu, Marhaenisme merupakan teori progresif dan revolusioner. Namun, yang paling penting bagi Megawati, Marhaenisme merupakan pemersatu semua rakyat kecil. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...